Tiga Periode Duduk sebagai Wakil Rakyat, Slamet Mulyadi Siap Pimpin PDIP Kabupaten Bogor

Sudah tiga periode duduk sebagai DPRD Kabupaten Bogor, Slamet Mulyadi mengaku siap menjalankan perintah PDIP apabila ditugaskan menjadi ketua, sekretaris atau bendahara DPC PDIP Kabupaten Bogor.

Tiga Periode Duduk sebagai Wakil Rakyat, Slamet Mulyadi Siap Pimpin PDIP Kabupaten Bogor
Nama Slamet Mulyadi diusulkan belasan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kabupaten Bogor. Selain itu, nama Muad Khalim dan Doni Maradona Hutabarat juga dikabarkan diusulkan para PAC. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Sudah tiga periode duduk sebagai DPRD Kabupaten Bogor, Slamet Mulyadi mengaku siap menjalankan perintah PDIP apabila ditugaskan menjadi ketua, sekretaris atau bendahara DPC PDIP Kabupaten Bogor.

Nama Slamet Mulyadi diusulkan belasan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kabupaten Bogor. Selain itu, nama Muad Khalim dan Doni Maradona Hutabarat juga dikabarkan diusulkan para PAC.

Ketiga nama tersebut, dan nama kader 'Partai Banteng' lainnya muncul menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Kabupaten Bogor.

"Sebagai kader, saya siap apabila ditugaskan partai untuk menjadi Ketua, Sekretaris atau Bendahara PDIP Kabupaten Bogor," ujar Slamet Mulyadi kepada wartawan, Selasa 14 Oktober 2025.

Pria yang kini duduk di Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor ini menuturkan akan membesarkan suara 'Partai Banteng' apabila nantinya terpilih sebagai 'pengurus teras' DPC PDIP Kabupaten Bogor.

Sesuai amanat partai. Ia juga akan melibatkan Anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Bogor, dalam membentuk kepengurusan DPC PDIP Kabupaten Bogor.

"Beberapa dari kami sempat ada yang tidak dilibatkan dalam kepengurusan, ke depan, anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Bogor harus menjadi 'pengurus teras' DPC PDIP Kabupaten Bogor. Hal itu, karena bagaimanapun anggota Fraksi PDIP terbukti dengan raihan suara dan sumbangsihnya ke PDIP," tuturnya.

Slamet berharap, dengan susunan kepengurusan dan strategi yang baru, raihan suara PDIP Kabupaten Bogor di Pemilu khususnya Pileg 2029 bisa meningkat.

"Target kami minimal ada 6 kursi dan maksimal 9 kursi wakil rakyat pada Pileg 2029, selanjutnya, kami kembali memiliki keterwakilan di kursi pimpinan DPRD Kabupaten Bogor,"  harapnya. 


Editor : Doni Ramdhani