Tikam Jose Mourinho dari Belakang, Dua Bintang Ini Menolak Main di Laga Terakhir Fenerbahce, Takut Diamuk?
Jose Mourinho ditikam dari belakang. Pelakunya, dua bintang Fenerbahce, Edin Dzeko dan Dusan Tadic.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Istanbul – Jose Mourinho ditikam dari belakang. Pelakunya, dua bintang Fenerbahce, Edin Dzeko dan Dusan Tadic.
Fenerbahce memainkan laga terakhir mereka di Super Lig Turki, Sabtu 31 Mei 2025 lalu. Pasukan Jose Mourinho itu menjamu Konyaspor tanpa kehadiran Edin Dzeko dan Dusan Tadic.
Padahal, baik Edin Dzeko maupun Dusan Tadic sepatutnya menyampaikan salam perpisahan di lapangan di hadapan pendukung Fenerbahce. Tapi, dua pemain rekrutan Jose Mourinho itu malah menyampaikannya dari lokasi yang tak patut.
Edin Dzeko adalah salah satu dari dua bintang Fenerbahce yang menolak bermain pada pertandingan terakhir musim ini. Dia malah mengucapkan selamat tinggal kepada klub dari dapur di dalam stadion.
Edin Dzeko dan Dusan Tadic, yang sebelumnya bermain di Southampton, akan mengucapkan selamat tinggal kepada klub Turki tersebut, tetapi memilih untuk tidak bermain pada pertandingan terakhir.
Mereka menyambut Konyaspor pada hari Minggu untuk pertandingan yang tidak menentukan untuk mengakhiri musim Super Lig mereka.
Perebutan gelar juara didominasi oleh rival Fenerbahce, Galatasaray. Pasukan Jose Mourinho harus puas dengan posisi kedua.
Edin Dzeko dan Dusan Tadic khawatir akan keresahan penggemar saat mereka bersiap meninggalkan klub musim panas.
Pasangan itu seharusnya menerima plakat peringatan untuk menghormati jasa mereka kepada klub di lapangan. Tapi sebaliknya mereka harus menerima di dapur klub di stadion mereka karena ingin menghindari reaksi keras dari basis penggemar Fenerbahce yang marah.
Tadic, yang sebelumnya tampil gemilang bersama Ajax, telah mengonfirmasi bahwa pasangan itu tidak dapat bermain dalam pertandingan tersebut.
Ia mengatakan di media sosial: “Itu adalah keputusan yang kami buat bersama Dzeko untuk tidak bermain di pertandingan terakhir. Kami tidak ingin merusak citra Fenerbahce,” tulisnya.
“Para penggemar selalu mendukung kami. Cara kami mengucapkan selamat tinggal tidak menjadi masalah bagi saya. Saya lebih suka jika itu dilakukan di stadion, tetapi suasananya tidak begitu bagus saat ini. Itulah mengapa lebih baik seperti itu,” tambahnya. (*)
Editor : Zulfirman


