Tindaklanjuti Arahan Larangan Study Tour, Disdik KBB Sebut Tidak ada Sekolah yang Menolak
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Dendih memastikan pihaknya telah menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait larangan study tour dan kegiatan lainnya yang membebani keuangan orang tua siswa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Dendih memastikan pihaknya telah menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait larangan study tour dan kegiatan lainnya yang membebani keuangan orang tua siswa.
Sebagai tindaklanjut arahan tersebut, pihaknya langsung menginformasikan ke seluruh sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan KBB.
"Kita langsung menginformasikan kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bandung Barat terkait arahan dari pa Gubernur Jawa Barat (Dedi Mulyadi)," kata Asep Dendih.
Asep menjelaskan, sejumlah arahan yang langsung pihaknya tindaklanjuti, yakni terkait perpisahan yang dilakukan di luar sekolah juga prosesi acara wisudaan.
"Selain itu juga terkait larangan study tour ke luar daerah pun kita sudah informasikan dan juga arahan yang lainnya ke sekolah yang ada di Kabupaten Bandung Barat," jelasnya.
Asep menilai, arahan dari orang nomor satu di Jawa Barat itu bertujuan untuk meringankan beban orang tua siswa dari pembiayaan di luar kegiatan pembelajaran.
"Memang tidak sedikit orang tua yang mengeluh lantaran harus mengeluarkan biaya tambahan saat melakukan study tour maupun acara perpisahan sekolah," ujarnya.
Oleh karenanya, sambung Asep, kegiatan perpisahan itu disarankan menggunakan fasilitas yang ada di lingkungan sekolah tetapi tidak mengurangi esensi.
Menurutnya, terkait kebijakan tersebut seluruh sekolah di Kabupaten Bandung Barat hingga saat ini menjalankan dengan baik sesuai arahan Gubernur Jawa Barat.
"Hingga saat ini sekolah menjalankan dengan baik dan tidak ada sekolah yang menolak terkait kebijakan Pemprov Jawa Barat ini," tandasnya. *** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

