Tinggalkan Karir ASN, ini Alasan Dikdik Suratno Nugrahawan Maju di Pilwalkot Cimahi 2024
Dikdik Suratno Nugrahawan telah resmi menanggalkan jabatannya sebagai aparatur sipil negara (ASN), termasuk jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - DIkdik Suratno Nugrahawan telah resmi menanggalkan jabatannya sebagai aparatur sipil negara (ASN), termasuk jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi.
Dikdik diketahui mengajukan pensiun dini pada usia 52 tahun usai memutuskan maju pada kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cimahi pada 27 November 2024 mendatang.
Secara khusus, Dikdik mengungkapkan alasan dirinya mengajukan pensiun dini dan maju pada Pilwalkot CImahi 2024. Menurutnya, hal yang mendasari dirinya terjun pada kontestasi Pilkada serentak 2024 tentu sudah melalui berbagai pertimbangan.
"Saya ingin mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran yang lebih maksimal untuk membangun Cimahi ini agar lebih baik," kata Dikdik saat ditemui, Kamis 1 Agustus 2024.
Dikdik menuturkan, ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan langkah yang diambilnya merupakan bagian dari tahapan yang sebenarnya sudah dilakukan sejak Cimahi berdiri.
"Dulu kita memiliki wali kota pertama dan selanjutnya sampai dengan hari ini dan ada hal-hal yang harus kita perbaiki dan benahi untuk mewujudkan Cimahi sebagai kota yang aman dan dirasakan oleh masyarakatnya," tuturnya.
Dikdik menegaskan, menanggalkan karirnya sebagai ASN merupakan konsekuensi yang harus diambil saat dirinya memutuskan terjun ke dunia politik.
"Karena berbicara politik tentu berbicara dukungan masyarakat. Sudah tentu saya lebih berusaha untuk mendekatkan diri dengan masyarakat," ujarnya.
"Paling tidak, untuk memperjelas siapa dirinya dan niatannya bagaimana membangun Cimahi ini lebih baik," sambungnya.
Selain itu, pengalaman dirinya yang menjabat sebagai ASN di Pemkot Cimahi bakal menuntun dirinya untuk membumikan kebijakan di Kota Cimahi.
"Kita akan perhatikan aspek-aspek yang sekiranya perlu untuk dilakukan upaya-upaya yang lebih progresif untuk menyelesaikan persoalan yang ada di tengah masyarakat," katanya.
"Insyaallah ini akan menjadi bekal yang cukup berharga," ucapnya.
Namun, lanjut Dikdik, yang paling harus difokuskan jika berbicara konsep tentu pelayanan di semua aspek menjadi target.
"Semua hal harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Hanya barangkali dalam hal ini ada beberapa poin yang mungkin pada akhirnya akan memerlukan atensi lebih," ujarnya.
Apalagi, kata Dikdik, tatkala berbicara Cimahi yang notabene sumber daya alamnya terbatas. Namun, memiliki potensi sumber daya manusia yang bisa menjadi modal dalam membangun Kota Cimahi.
"Tentu itu menjadi hal yang pada akhirnya akan dilakukan sebuah upaya lebih sehingga kualitas SDM di kota Cimahi ini lebih unggul dan lebih baik," ujarnya.
"Hakekat pembangunan adalah membangun SDM, harus ada perubahan bagaimana dilihat dari kualitas SDM yang ada ini," pungkasnya. ***
Editor : JakaPermana

