Resmi Pamit, Dikdik Suratno Nugrahawan Disambut Ribuan Massa di Depan Gerbang Pemkot Cimahi

Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat di Kota Cimahi tumpah ruah memenuhi kawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi pada Rabu 31 Juli 2024 sore.

Resmi Pamit, Dikdik Suratno Nugrahawan Disambut Ribuan Massa di Depan Gerbang Pemkot Cimahi
Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat di Kota Cimahi tumpah ruah memenuhi kawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi pada Rabu 31 Juli 2024 sore./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Cimahi - Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat di Kota Cimahi tumpah ruah memenuhi kawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi pada Rabu 31 Juli 2024 sore.

Mereka rela menunggu sejak pukul 15.30 WIB untuk bisa menjemput sekaligus menyambut Dikdik Suratno Nugrahawan yang secara resmi pamit dan menanggalkan seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) nya usai memantapkan diri maju di panggung Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cimahi.

Teriakan dukungan untuk Dikdik menggema di luar gerbang masuk Pemkot Cimahi yang mendorong mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Cimahi itu untuk maju pada Pilwalkot Cimahi yang bakal dihelat pada 27 November 2024 mendatang.

"Tadi sudah sama-sama kita saksikan begitu antusiasnya masyarakat menyambut saya mengakhiri status saya sebagai ASN," kata Dikdik saat ditemui di Cimahi, Rabu 31 Juli 2024.

Dikdik menilai, hal itu merupakan dorongan mobil bagi dirinya untuk menyongsong Pilkada serentak 2024 yang bakal dirinya ikuti dengan sebaik-baiknya.

"Mudahan-mudahan saya diberi kesehatan dalam menjalani semuanya," ujarnya.

Kendati demikian, sambung Dikdik, terkait hal teknis tentu menjadi pemikiran dirinya dalam pencalonan sebagai bakal calon Wali Kota yang tentunya harus memberikan kebaikan untuk Kota Cimahi.

"Kita akan rumuskan berbagai kebijakan yang insyaallah lebih fokus pada hal-hal yang positif untuk masyarakat Kota Cimahi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dikdik mengakui, hal yang mendasari dirinya untuk masuk ke kontestasi Pilkada ini tentu saja dengan pertimbangan ingin mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran dirinya secara maksimal agar Cimahi ini lebih baik.

"Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan ini adalah bagian dari tahapan yang sebetulnya sudah dilakukan sejak Cimahi berdiri," ujarnya.

Dulu, sambung Dikdik, dari Wali Kota pertama sampai dengan hari ini ada hal-hal yang harus diperbaiki dan benahi untuk bisa mewujudkan Cimahi sebagai kota yang nyaman dan dirasakan seluruh warga Cimahi.

"Tentu yang terbaik adalah bagaimana saya memperjelas pemikiran-pemikiran saya untuk mengubah Cimahi ini," ujarnya.

"Kemudian, bagaimana persoalan yang dari tahun ke tahun ini masih menjadi PR dan harus bisa kita selesaikan dengan konsep-konsep yang insyaallah akan dijalankan," katanya.***


Editor : JakaPermana