Tinjau Jalan R2, Dedie Sebut Ruas Jalan Akses Baru untuk Tembus ke Sentul

Pemkot Bogor terus mencari terobosan-terobosan untuk mengurai kemacetan di tengah Kota Bogor. Salah satunya jalan R2 yang nantinya bisa tembus ke Sentul.

Tinjau Jalan R2, Dedie Sebut Ruas Jalan Akses Baru untuk Tembus ke Sentul
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama Kepala DPUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih dan Camat Bogor Utara Riki Robiansah saat meninjau jalan R2, Kecamatan Bogor Utara, Jumat (10/7/2026). (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau aset Pemkot Bogor di tembusan jalan Ring Road (R2), Kecamatan Bogor Utara pada Jumat (10/7/2026). 

Dedie memaparkan, Pemkot Bogor terus mencari terobosan-terobosan untuk mengurai kemacetan di tengah Kota Bogor. Salah satunya yakni pada saat memetakan aset dan juga memetakan kondisi teknis di lapangan yang paling mungkin diprioritaskan untuk dikerjakan. 

"Ini salah satunya adalah jalan R2 sisi utara. Jadi memang kenapa kemarin-kemarin kami tidak prioritaskan, karena ternyata masih disewa pihak El Centro. Tetapi dari data yang kami miliki, ternyata pihak El Centro sudah mangkrak sejak tahun 2022. Mereka belum melunasi kewajibannya untuk penyewaan akses atau lahan," terangnya. 

Dedie memaparkan, jadi dengan kondisi seperti ini, pihaknya tidak bisa menunggu proses lelang dan lain sebagainya. Tetapi pemerintah mencoba mencarikan solusi bagaimana masyarakat dari wilayah Bogor Utara, dari wilayah Bogor Barat, termasuk juga dari Tanah Sareal yang nanti akan ke arah R3 lambat laun akan mulai urai dari R2 KS Tubun.

"Ini jalan R2 sisi utara menuju Kaumsari. Kemudian kalau Kaumsari nanti kami perbaiki juga, maka tinggal disambung ke jalan R3. Nah, ini salah satu langkah yang harus kami ambil segera supaya permasalahan kemacetan di tengah Kota Bogor ini bisa terurai sedikit demi sedikit," paparnya.

Dedie menjelaskan, untuk panjangnya 480 meter sudah dipetakan. Kemarin, tim dari BPN sudah melihat dengan kuratornya El Centro dan tidak menemui masalah berarti. Kemudian ada bangunan yang harus kita pindahkan, dan yang penting ini land clearing-nya dilaksanakan sesegera mungkin.

"Untuk anggaran resminya mungkin nanti dari tahun di tahun depan
anggaran. Tetapi dari sekarang ini anggaran untuk pemeliharaan untuk land clearing, kan jaraknya juga enggak terlalu banyak. Pembukaan jalur, nanti kan nyambung nih ke OCBD. Atau atau  warga yang ada di komplek OCBD tidak perlu lewat Kedung Halang, tetapi bisa langsung dari situ, dari R2 sisi utara," jelasnya.

Sedangkan, Kepala DPUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih memaparkan, dari elevasi jalan KS Tubun berupa turunan itu akan membuka R2 KS Tubun menuju jalan OCBD sekitar 350 meteran. 

"Karena kami melihat tanahnya menuju titik OCBD juga agak turun. Jadi terlalu curam untuk jalan. Dalam data aset, sekitar 3,2 untuk lebarnya. Ini kan sebetulnya di sana sudah ada pengerasan terkait jalan, tinggal pemantapan untuk jalan layernya aja," paparnya.


Editor : Doni Ramdhani