Titik Panas Karhutla Meningkat di Kalimantan hingga Kabut Asap Landa Brunei

Brunei menyebutkan kabut asap yang melanda mereka imbas dari karhutla di Kalimantan.

Titik Panas Karhutla Meningkat di Kalimantan hingga Kabut Asap Landa Brunei
Ilustrasu karhutla di Kalimantan.

INILAHKORAN, Bandung - Dua negara tetangga Indonesia yang masih sepulau dengan Kalimantan nampaknya ikut terdampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.

Sebelumnya Malaysia meliburkan beberapa sekolah selama beberapa hari akibat dilanda kabut asap karhutka Kalimantan.

Dan kini, negara tetangga Brunei sedang mengalami kondisi berkabut akibat asap dari berbagai titik panas yang terdeteksi di Pulau Kalimantan.

Departemen Lingkungan Hidup, Taman, dan Rekreasi Brunei bersama Kementerian Kesehatan Brunei dan Departemen Meteorologi Brunei menyatakan citra satelit dari Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASEAN Specialized Meteorological Center/ASMC) mendeteksi 514 titik panas pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Kemudian 1.734 titik panas pada pada Jumat 28 Agustus 2026, dan 1.180 titik panas pada Sabtu 29 Agustus 2026 di Pulau Kalimantan.

Titik-titik panas tersebut sebagian besar terkonsentrasi di bagian barat Pulau Kalimantan, terutama di Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Barat.

Kementerian di Brunei tersebut menyatakan angin barat daya yang sedang bertiup menuju Brunei membawa kabut asap dari titik-titik panas utama.

Maka dari itu, hal tersebut berkontribusi secara signifikan terhadap kondisi kabut asap yang terjadi saat ini di Brunei.

Meskipun mengalami kondisi kabut asap, nilai PSI yang tercatat di stasiun pemantauan kualitas udara di keempat distrik di Brunei tetap berada dalam kisaran baik hingga sedang.***


Editor : Irma Nurfajri