Tommy Indra Gunawan Resmi Jabat Dirops Perumda BPR Bank Kota Bogor
Tomy Indra Gunawan Resmi menjabat Direktur Operasional Perumda BPR Bank Kota Bogor menggantikan Budi Sulistyo.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor – Pemkot Bogor resmi menunjuk Tommy Indra Gunawan sebagai Direktur Operasional (Dirops), dan menunjuk tiga Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor.
Direktur Operasional (Dirops) dan Dewas Perumda BPR Bank Kota Bogor langsung melakkan pendatangan kontrak kerja dan surat pernyataan di Bluefin Resto, Jalan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur Selasa 30 November 2021.
Pergantian Dirops dan Dewas berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 539/Kep.795 - Ekon Tahun 2021 tentang Pengangkatan Direktur Operasional dan Dewan Pengawas BPR Bank Kota Bogor.
Baca Juga: Bima Arya Cari Penyebab Kota Bogor Naik ke Level 2 PPKM
Berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan, Direktur Operasional (Dirops) Perumda BPR Bank Kota Bogor lima tahun ke depan dipercayakan kepada Tommy Indra Gunawan menggantikan Budi Sulistyo.
Selain Dirops, ada tiga Dewas Perumda BPR Bank Kota Bogor yang baru, dua di antaranya yakni Bhima Irsi Faliandri sebagai Ketua Dewas dan Euis Risnawati merupakan wajah lama yang diangkat kembali. Sedangkan Dani Rahadian diangkat menjadi Dewan Pengawas melalui hasil seleksi ketat.
Penandatangan Dewas dan Dirops baru tersebut juga dihadiri Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah didampingi Direktur Utama (Dirut) Perumda BPR Bank Kota Bogor Ibrahim dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari.
Baca Juga: Akhirnya Kabupaten Bogor Berstatus PPKM Level 2, Bupati Ade Yasin: Alhamdulillah
Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengungkapkan, dengan penandatanganan yang dilakukan membuat direksi dan Dewas Perumda BPR Bank Kota Bogor menjadi lengkap.
"Alhamdulillah sudah lengkap, istilahnya kaki-kaki sudah kuat dan kokoh. Kinerja Perumda BPR Bank Kota Bogor sebelumnya sudah baik. Kedepan dengan yang baru, dengan kemampuan dan kapabilitas serta kinerjanya diharapkan menjadi kekuatan untuk mempertahankan kinerjanya," terang Syarifah.
Syarifah melanjutkan, sebab kedepan tantangan akan semakin besar dan berat dibandingkan dengan sebelumnya yang harus berkompetisi dengan bank-bank lain dengan teknologi informasi dalam memperebutkan pasar dan sebagainya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Sebut ALun-alun Kota Bogor Seperti di Eropa, Begini Penampakannya
"Saya percaya dengan kekompakan dan komitmen ditambah pengalaman yang sudah ada dan juga teknik komunikasi dengan para nasabah serta yang lainnya mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik," terangnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari melaporkan penandatanganan kontrak kinerja dan surat pernyataan menjadi kewajiban dari amanat Kemendagri Nomor 37 Tahun 2018.
"Jadi kontrak kinerja dan surat pernyataan merupakan janji untuk mencapai target kinerja Bank Kota Bogor. Disamping itu juga menjadi indikator penilaian direksi dan dewan pengawas selama masa jabatan yang bersangkutan dan tentunya harus sesuai dengan rencana bisnis dari Perumda BPR Bank Kota Bogor," ungkapnya.
Baca Juga: Progres Vaksinasi Covid-19 di Beberapa Kecamatan Kab Bogor Masih Rendah, Penyebabnya?
Dirops Perumda BPR Bank Kota Bogor, Tommy Indra Gunawan menyatakan, pada intinya dirinya ingin membawa Perumda BPR Bank Kota Bogor lima tahun ke depan menjadi lebih maju.
"Kemudian bisa memberikan kontribusi dalam bentuk dividen secara maksimal untuk Pemkot Bogor," ungkapnya. *** (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


