Ungkap Kekhawatiran, Ketua Asosiasi Penyanyi Korea Minta BTS untuk Melanjutkan Promosi Grup

Ketua Asosiasi Penyanyi Korea Lee Jayeon meminta BTS untuk tetap melanjutkan promosi grup demi kebudayaan dan K-Pop di mata dunia.

Ungkap Kekhawatiran, Ketua Asosiasi Penyanyi Korea Minta BTS untuk Melanjutkan Promosi Grup
Ungkap Kekhawatiran, Ketua Asosiasi Penyanyi Korea Minta BTS untuk Melanjutkan Promosi Grup.

INILAHKORAN, Bandung - Seperti yang penggema K-Pop ketahui, boy grup ternama BTS telah berhasil membawa K-Pop ke arus utama musik di dunia.

BTS memulai awal karier yang penuh liku dan kini telah berhasil mencapai puncak musik Pop secara global.

Kesuksesan BTS berarti lebih dari sekedar kesuksesan grup idola K-Pop lainnya, dan Korea sebagai bangsa telah menuai banyak manfaat dari pendakian boy grup ke puncak dunia.

Sebuah artikel di situs web NPR memperkirakan nilai BTS terhadap ekonomi Korea Selatan bernilai di utara $5 Miliar.

Baca Juga: Jin BTS Merasa Paling Bangga saat Mandi? Begini Alasan Lucunya

Untuk menempatkan itu ke dalam perspektif, itu bernilai 0,3 persen dari PDB Korea $1,61 Triliun.

Tetapi yang lebih penting, kesuksesan BTS telah menyoroti banyak aksi K-Pop berbakat lainnya yang ditawarkan industri ini.

Dengan banyaknya penggemar K-Pop yang pertama kali diperkenalkan ke genre ini oleh BTS, tidak sulit untuk melihat bagaimana mereka membuka jalan bagi generasi K-Pop berikutnya untuk menjadi yang paling sukses.

Oleh karena itu, merupakan kejutan bagi seluruh industri ketika para member BTS mengumumkan bahwa mereka akan lebih fokus pada proyek solo selama 'Makan Malam FESTA grup tahun 2022'.

Baca Juga: Kalahkan David Beckham dan Victoria, Hyun Bin dan Son Ye Jin Terpilih Jadi Pasangan Tercantik di Dunia

HYBE Labels menghilangkan desas-desus tentang 'hiatus' dan 'pembubaran' BTS, tetapi industri K-Pop mengalami kesulitan memperhitungkan ketidakpastian.

Penggemar bukan satu-satunya yang takut dengan apa arti 'hiatus' BTS bagi industri K-Pop.

Pada hari ini, Rabu, 22 Juni 2022, TV Daily melaporkan bahwa Ketua Lee Jayeon dari Asosiasi Penyanyi Korea merilis pernyataan yang meminta BTS untuk mempertimbangkan kembali 'hiatus' dari promosi grup.

Ketua Asosiasi Penyanyi Korea itu menulis bahwa dia takut momentum K-Pop mungkin berhenti jika promosi grup BTS tidak dilanjutkan.

Baca Juga: Setelah Hiatus Pasca Kontroversi Bullying, Kim Garam LE SSERAFIM Muncul Kembali di Siaran Jepang

"Saya takut kekuatan lunak budaya terbesar yang pernah dikenal dunia akan hilang," kata Ketua Lee Jaeyeon.

Ketua Lee Jayeon mencatat betapa istimewanya BTS dan akan sulit bagi grup mana pun untuk meniru kesuksesan mereka.

"Sesulit apapun untuk menjadi 'The Next Beatles', sulit untuk mengantisipasi 'The Next BTS', dan dengan demikian, saya takut Hanlyu Wave akan berhenti," jelasnya.

"Meskipun saya tahu itu adalah keputusan yang sulit untuk dibuat, saya ingin meminta Anda (BTS) mempertimbangkan kembali keputusan tersebut demi industri musik Korea," lanjutnya.

Baca Juga: Yonghoon ONEWE Akan Menjalani Tugas Wajib Militer Bulan Depan

Dia kemudian meminta pemerintah mempertimbangkan untuk membebaskan kelompok dari kewajiban militernya sehingga kelompok tersebut dapat terus berpromosi.

"Jika BTS menghilang, begitu juga ARMY. Pemerintah perlu memfasilitasi kelanjutan kemakmuran Gelombang Hallyu dengan mempertimbangkan untuk membebaskan kewajiban militer mereka," terang ketua Lee Jaeyeon.

Sementara itu, leader BTS RM sebelumnya telah mengklarifikasi sikap grup tersebut dan menyatakan bahwa grup tersebut tidak pernah menyebutkan atau bermaksud untuk mengisyaratkan 'hiatus' yang berkepanjangan.

Baca Juga: Setelah dengan Nayeon TWICE, J-Hope BTS Kini Dirumorkan Kencan dengan Rose BLACKPINK

CEO HYBE Labels Park Jiwon juga secara terbuka menyatakan bahwa grup tersebut hanya fokus pada proyek solo.

"BTS bahkan tidak mempertimbangkan untuk membubarkan tim sama sekali, dan tidak ada yang terjadi terkait proses pembubaran grup," jelas CEO HYBE Park Jiwon.***


Editor : inilahkoran