Usai Dikeluarkan dari THE BOYZ, Joo Hak Nyeon Dilaporkan Polisi Atas Dugaan Prostitusi

Joo Hak Nyeon kini dilaporkan ke polisi atas dugaan prostitusi setelah dikeluarkan dari agensi dan boy grup THE BOYZ.

Usai Dikeluarkan dari THE BOYZ, Joo Hak Nyeon Dilaporkan Polisi Atas Dugaan Prostitusi
Joo Hak Nyeon dan mantan aktris dewasa Jepang.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini, Joo Hak Nyeon telah resmi Dikeluarkan dari boy Grup THE BOYZ dan Agensi.

Joo Hak Nyeon Dikeluarkan dari THE BOYZ dan Agensi setelah ketahuan tidur dengan mantan artis dewasa di Jepang.

Pada hari Kamis, 19 Juni 2025, seorang netizen mengungkapkan kepada publik bahwa mereka telah mengajukan laporan ke Kantor Polisi Gangnam, menuduh Joo Hak Nyeon melanggar Pasal 4 Undang-Undang Korea Selatan tentang Hukuman atas Pengaturan Perdagangan Seksual.

Pelapor menekankan bahwa masalah ini tidak hanya terjadi pada sang idola, tetapi juga menunjukkan perlunya penyelidikan yang lebih luas terhadap potensi fasilitasi Prostitusi sistematis dalam industri hiburan.

Tindakan hukum ini menyusul skandal yang melibatkan Joo Hak Nyeon dan mantan aktris AV Jepang Asuka Kirara.

Laporan sebelumnya mengungkap foto keduanya di sebuah lounge di Tokyo, yang memicu spekulasi luas tentang sifat pertemuan mereka.

Sebagai tanggapan, agensinya, OneHundred, mengakhiri kontraknya pada tanggal 18 Juni 2025, dengan alasan keseriusan situasi dan hilangnya kepercayaan publik yang diakibatkannya.

Yang menambah panasnya suasana, beberapa laporan mengklaim bahwa Joo Hak Nyeon mungkin terlibat dalam Prostitusi selama pertemuan ini, tuduhan yang kini memicu keterlibatan polisi.

Menurut Pasal 21 Undang-Undang tentang Hukuman bagi Penyelenggaraan Tindak Pidana Prostitusi, orang yang terlibat dalam Prostitusi dapat dijatuhi hukuman penjara hingga satu tahun atau denda hingga 3 juta KRW.

Warga negara Korea Selatan yang terlibat dalam Prostitusi di luar negeri masih dikenakan hukuman berdasarkan hukum Korea.

Menurut media Tiongkok, Asuka Kirara diduga terlibat dalam jaringan Prostitusi kelas atas di Jepang.

Sejak 2017, tarif layanan pendampingnya dilaporkan telah beredar di Grup privat bernama "Night Tour Club for Domestic and Overseas Travel," yang mengiklankan bahwa siapa pun yang punya cukup uang dapat mengatur pertemuan privat dengan Kirara Asuka.

Di antara para wanita yang tercantum dalam daftar, Asuka Kirara disebut-sebut memiliki harga tertinggi.

Paket lengkap "kencan" selama 4 jam dengannya di Tokyo dihargai 4 juta yen (sekitar $28.000 USD). 

Asuka Kirara dilaporkan tidak menawarkan sesi selama 90 menit, dengan menyatakan bahwa dia berasal dari "kelas atas" dan tidak akan menerima klien dengan bayaran lebih rendah.

Harga minimum yang dia harapkan disebut-sebut 1 juta yen (sekitar $7.000 USD). Pria mana pun yang bersedia memenuhi harga yang ditawarkannya diduga dapat "membayar untuk bermain-main" dengannya saat berada di Jepang.

Dalam upaya untuk mengatasi kontroversi tersebut, Joo Hak Nyeon merilis permintaan maaf dengan tulisan tangan pada tanggal 19 Juni melalui saluran pribadinya. 

Dia mengakui menghadiri pertemuan dengan kenalannya pada dini hari tanggal 30 Mei tetapi dengan tegas membantah adanya kegiatan ilegal.

"Laporan dan rumor tentang Prostitusi atau tindakan ilegal lainnya sama sekali tidak benar," kata Joo Hak Nyeon.

Dengan proses hukum yang mungkin timbul dan pengawasan publik yang semakin intensif, dampak dari skandal ini terus bergema, baik bagi Joo Hak Nyeon maupun industri K-Pop yang lebih luas.***


Editor : Irma Nurfajri