Usai Kesuksesan 'Gangnam Style' PSY Ungkap Rasakan Tekanan yang jadi Mimpi Buruk
PSY ungkap kesuksesan dari lagu 'Gangnam Style' yang dia rasakan malah emnjadi tekanan dan mimpi buruk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penyanyi ternama PSY kini mengungkapkan tekanan yang dirasakannya usai lagu hits 'Gangnam Style' meledak di seluruh dunia.
PSY akan tampil dalam serial dokumenter baru CNN yang mengeksplorasi kebangkitan budaya Korea secara global.
Di mana sang artis secara jujur merefleksikan kesuksesan besar dan tekanan yang mengikuti kesuksesan 'Gangnam Style'.
Serial dokumenter ini akan menayangkan empat bagian berjudul 'K-Everything' pada tanggal 9 Mei 2026.
Dipandu oleh Daniel Dae Kim, serial ini mengulas bagaimana budaya Korea menjadi salah satu kekuatan hiburan global yang paling berpengaruh melalui musik, televisi, makanan, kecantikan, dan budaya penggemar.
PSY tampil dalam episode yang fokus pada K-Pop, di mana dia membahas evolusi industri dan ledakan popularitas di seluruh dunia yang belum pernah terjadi sebelumnya yang disebabkan oleh 'Gangnam Style'.
Dalam cuplikan yang dirilis menjelang pemutaran perdana, rekaman dari merek konser musim panas terkenal PSY, 'Summer Swag', ditampilkan bersamaan dengan segmen wawancara yang sangat pribadi.
Ketika Daniel Dae Kim bertanya berapa lama dia bisa menikmati kesuksesan 'Gangnam Style', PSY menjawab dengan jujur:
“Sebagai seorang penyanyi, itu berlangsung selamanya.Tetapi sebagai seseorang yang menciptakan musik, itu adalah mimpi sekaligus mimpi buruk.”
PSY melanjutkan dengan mengungkapkan tekanan kreatif yang dia rasakan setelahnya: "Saya terus bertanya-tanya bagaimana saya bisa membuat sesuatu yang lebih baik daripada lagu ini."
Dirilis pada tahun 2012, 'Gangnam Style' menjadi salah satu momen viral terpenting dalam sejarah internet dan musik.
Lagu ini mengubah PSY menjadi superstar global dan memperkenalkan K-Pop kepada banyak pendengar internasional untuk pertama kalinya.
Video musik tersebut terkenal sebagai video pertama yang melampaui satu miliar persembahan di YouTube, membantu membuka jalan bagi ekspansi global budaya pop Korea di tahun-tahun berikutnya.
Serial dokumenter yang akan datang ini juga akan mengkaji bagaimana K-Pop berevolusi dari genre regional menjadi industri mendunia yang didukung oleh basis penggemar yang antusias dan pengaruh media sosial.***
Editor : Irma Nurfajri


