Vaksin Berbayar, Pemkot Bandung Ikut Arahan Pusat

Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut, akan mengikuti pemerintah pusat terkait rencana vaksin booster kedua yang bakal berbayar. 

Vaksin Berbayar, Pemkot Bandung Ikut Arahan Pusat

INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut, akan mengikuti pemerintah pusat terkait rencana vaksin booster kedua yang bakal berbayar. 

Saat ini yang tengah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, dikatakan Yana Mulyana yaitu mempercepat cakupan vaksinasi agar berjalan lebih cepat. 

"Kita bagian pemerintah pusat mengikuti yang ditetapkan pemerintah pusat," kata Yana Mulyana pada Senin 13 Februari 2023.

Menurut Yana, kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Bandung sangat terkendali. Selain itu, angka positivity rate 1,52 persen dan keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 rendah. 

"Alhamdulillah saat ini pandemi Covid-19 relatif sangat-sangat terkendali, positivity rate 1,52 persen, BOR rendah. Mudah-mudahan salah satu ikhtiar menyelesaikan pandemi menjadi endemi," ucapnya. 

Sambung Yana, vaksinasi booster kedua dengan target 1.300 orang yang digelar Masyarakat Tionghoa Peduli hari ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi booster kedua. 

"Vaksinasi booster pertama untuk tenaga kesehatan telah mencapai 77 persen dan lansia 10 persen," ujar dia. 

Dikemukakan Yana, vaksinasi booster pertama saat ini mandeg di angka 55 persen. Vaksinasi massal yang digelar masyarakat Tionghoa Peduli dapat meningkatkan cakupan vaksinasi. 

"Sebagian orang beranggapan, pandemi sudah menjadi endemi sehingga mengabaikan vaksin. Ikhtiar menyelesaikan pandemi lewat vaksinasi dan mudah-mudahan vaksin bisa berjalan sesuai harapan," tandasnya. *** (yogo triastopo) 


Editor : Ahmad Sayuti