Video Viral Kericuhan Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjab Timur, Polisi dan Pemkab Lakukan Mediasi

Dalam video berdurasi sekitar 3 menit 28 detik, tampak seorang guru terlibat adu mulut dengan beberapa siswa. 

Video Viral Kericuhan Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjab Timur, Polisi dan Pemkab Lakukan Mediasi
Video Viral Kericuhan Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjab Timur, Polisi dan Pemkab Lakukan Mediasi

INILAHKORAN.ID - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan kericuhan antara seorang guru dan sejumlah siswa di SMKN 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kecamatan Berbak.

Dalam video berdurasi sekitar 3 menit 28 detik, tampak seorang guru terlibat adu mulut dengan beberapa siswa. 

Cekcok tersebut kemudian berubah menjadi situasi ricuh yang diduga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap guru oleh sejumlah murid, sementara siswa lainnya terlihat menyaksikan kejadian tersebut.

Kapolsek Berbak, Iptu Hans Simangunsong, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian bersama unsur terkait langsung mengupayakan mediasi antara pihak sekolah, guru yang bersangkutan, orang tua siswa, serta forum komunitas pimpinan kecamatan.

“Benar, kami lakukan mediasi bersama pihak sekolah, guru, orang tua murid, dan unsur terkait lainnya. Harapannya ada titik terang dari permasalahan ini,” ujar Hans dikutip Kamis 15 Januari 2026.

Hal senada disampaikan Camat Berbak, Nopi Ariansyah, yang menyebut mediasi dilakukan dengan melibatkan Polsek Berbak, Babinsa, serta komite sekolah.

“Kami bersama kepolisian, Babinsa, dan pihak komite sedang mengupayakan mediasi dengan melibatkan orang tua siswa,” kata Nopi.

Menurutnya, kericuhan tersebut diduga dipicu oleh kesalahpahaman saat guru memberikan arahan kepada siswa. Setelah kejadian pengeroyokan, juga beredar video lain yang memperlihatkan guru tersebut mengejar siswa sambil membawa senjata tajam jenis celurit, sehingga memicu keprihatinan publik.

Saat ini, seluruh pihak terkait masih menunggu hasil mediasi dan pendalaman kasus guna memastikan penyelesaian yang adil serta menjaga keamanan lingkungan sekolah.


Editor : Firda Rachmawati