Wabup Garut Helmi Budiman Berang Lantaran Banyak ASN Telat Apel Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Iduladha
Wabup Garut Helmi Budiman berang menyusul banyak aparatur sipil negera (ASN) terlambat menghadiri apel gabungan terbatas pada hari pertama masuk kerja usai liburan cuti bersama Iduladha 1444 H.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Wabup Garut Helmi Budiman berang menyusul banyak aparatur sipil negera (ASN) terlambat menghadiri apel gabungan terbatas pada hari pertama masuk kerja usai liburan cuti bersama Iduladha 1444 H.
"Kita apresiasi yang hadir, dan tolong yang terlambat tobat. Jadi jangan makan tulang kawan! Kawan-kawan kita sudah menunggu lama. Saudara-saudaranya yang santai-santai," kata Wabup Garut Helmi Budiman berang di Lapangan Apel Sekretariat Daerah Garut Jalan Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul, Senin 3 Juli 2023.
Dia meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKD) Garut menegakkan disiplin kepada para peserta apel yang datang kesiangan. Wabup Garut Helmi Budiman berang juga terhadap mereka yang tidak menghadiri apel, dengan ataupun tanpa alasan.
"Saya serahkan kepada BKD untuk ditegakan disiplin. Kalau BKD tidak menegakan disiplin, berarti yang tidak disiplin BKD," ujar Helmi.
Dia juga memberikan tempo sepekan kepada BKD untuk memberinya laporan mengenai para pegawai Pemkab Garut yang tidak disiplin itu berikut tindakan sanksi yang diterapkannya.
Padal apel dihadiri para pejabat administrasi dan sub koordinator di lingkungan Pemkab Garut itu, Helmi menyinggung pentingnya peranan keluarga akan kemajuan suatu negara.
"Negara akan maju ketika keluarga di negara tersebut maju. Karena negara ini adalah kumpulan keluarga-keluarga. Begitu pun sebaliknya, ketika keluarganya tidak terbina maka jangan harap negara kita menjadi negara maju," ujarnya.
Helmi menyebutkan, keluarga terbina dalam beberapa kategori, diantaranya yaitu fisik, mental, spiritual, pendidikan, maupun ekonomi.
Dia pun berharap, masyarakat bisa bersyukur jika memiliki keluarga yang kokoh, ataupun masyarakat bisa memperbaiki agar keluarganya dapat kokoh.
"Kita memang bukan malaikat. Banyak kekurangan banyak kesalahan. Di keluarga juga pertengkaran banyak. Ketidaksesuaian di keluarga banyak. Tapi, tolong pertahankan cinta kasih sayang di dalam keluarga," kata Helmi.*** (zainulmukhtar)
Editor : Doni Ramdhani


