INILAH, Ngamprah - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengusulkan wacana pembukaan trayek baru Sindangkerta-Jatinangor via Tol Soroja kepada Dishub Jawa Barat.
Wacana tersebut berangkat dari banyaknya pelajar dari wilayah selatan yang menuntut ilmu di beberapa perguruan tinggi di Jatinangor.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) KBB, Lukmanul Hakim mengatakan, pembukaan trayek baru Sindangkerta-Jatinangor itu baru sekadar wacana.
Pasalnya, perlu adanya berbagai analisis dan kajian yang matang terhadap berbagai risiko yang ada.
"Itu baru wacana, namun kita akan buatkan rencana. Jadi, jalan wilayah selatan itu sedang ditingkatkan agar lebih baik, ketika itu sudah selesai, sarana transportasi perlu diupdate," katanya, Senin 11 Oktober 2021.
Ia mengaku, pihaknya telah berkomunikasi dengan Plt Bupati Bandung Barat dan sesuai dengan arahannya, pihaknya diminta membuat analisis dan kajian terlebih dahulu.
"Jadi gak serta-merta langsung bisa ditindaklanjuti. Perlu ada analisis, pengkajian secara mendalam terhadap berbagai dampak yang akan ditimbulkan ketika wacana trayek baru dari selatan ini direalisasikan," bebernya.
Ia menyebut, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Pertama, mengapa harus ada penambahan trayek. Selanjutnya, sambung dia, baru melakukan penetapan.
"Ketika sudah ditetapkan kita akan lelangkan. Jadi, tidak ada perusahaan manapun yang mendominasi. Siapa yang sanggup silahkan dikerjakan," sebutnya.
Selain itu, tambah dia, pihaknya ingin mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa di KBB, khususnya wilayah selatan ada banyak destinasi wisata.
"Itu bisa jadi media bagi masyarakat umum yang tidak memiliki kendaraan pribadi yang ingin berwisata. Serta, bagi yang sengaja ingin menggunakan kendaraan umum untuk wisata ke wilayah selatan," ujarnya.
Ia berharap, trayek tersebut bisa membangkitkan perekonomian dan wisata di wilayah selatan Bandung Barat.
"Trayek ini juga bisa mempermudah pelajar yang menimba ilmu di Jatinangor," tandasnya. (agus satia negara) ***