Wali Kota Bogor Apresiasi Persiapan FMP 2025
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengapresiasi atas langkah awal menuju persiapan pelaksanaan Festival Merah Putih (FMP) 2025 yang juga melibatkan para generasi muda Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengapresiasi atas langkah awal menuju persiapan pelaksanaan Festival Merah Putih (FMP) 2025 yang juga melibatkan para generasi muda Kota Bogor.
"Dengan adanya generasi muda ini menjadi branding Kota Bogor memiliki anak-anak muda yang punya kepedulian dan juga mampu berkolaborasi dengan para senior," ungkap Dedie kepada wartawan pada Jumat 2 Mei 2025.
Dedie melanjutkan, FMP ini merupakan sebuah festival yang belum dimiliki oleh daerah-daerah lain di Indonesia yang secara konsisten menuju satu dekade dilaksanakan dan selalu memberikan kesan baik dari seluruh masyarakat, tidak hanya di Kota Bogor tapi juga Indonesia.
"Dampak positif bagi masyarakat menjadikan kecintaan terhadap tanah air dengan ikut serta partisipasi dalam kegiatan yang juga membutuhkan tenaga, pikiran, keringat untuk serta memperkuat semangat dan cinta terhadap Indonesia," tutur Dedie.
Dedie menjelaskan, dalam pelaksanaan FMP ada satu kegiatan yang rutin dilaksanakan, yaitu menaikan dan menurunkan bendera di Tugu Kujang selama 30 hari yang dilaksanakan dan diikuti oleh berbagai lapisan elemen di Kota Bogor.
"Untuk membuat kegiatan ini lebih menggelora, saya memberikan masukan agar masyarakat yang terlibat lebih luas lagi, tidak hanya dari satu kelompok, tidak hanya dari Kota Bogor," jelasnya.
"Kami juga punya 68 kelurahan, paling tidak masing-masing ini dua kelurahan ikut dalam acara itu akan lebih meriah, semua kebagian memberikan penghormatan dalam suasana luar biasa yang tidak ditemukan di tempat lain dan ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota di Indonesia," tegas Dedie.
Ketua Dewan Pembina FMP 2025, Harlan Bengardi menyampaikan, pihaknya telah menggelar rapat perdana setelah sebelumnya dilaksanakan opening invitation untuk anak-anak muda yang ingin menjadi relawan dalam kepanitiaan FMP.
"Alhamdulillah yang datang rapat perdana kemarin 70 orang relawan, jadi kami bisa lihat euforia mereka buat membantu itu sangat tinggi," terangnya.
Harlan menyebut dalam kegiatan ini juga sudah dipilih ketua FMP 2025, yakni Benyamin Mboh. Diharapkan persiapan FMP lebih baik lagi. Jadi nanti ketua akan melakukan setting up kepengurusan baru, kemudian relawan-relawan ditempatkan di bidang apa saja dan sebagainya.
Ketua FMP 2025, Benyamin Mboh menuturkan, bahwa pihaknya akan melakukan pertemuan dengan dewan pengarah dan dewan pembina untuk juga merumuskan panitia.
"Karena FMP itu tujuan fokus utamanya adalah nasionalisme dan kebangsaan, sehingga arahan dari dewan penasehat itu juga memikirkan dampak ekonomi untuk Kota Bogor melalui berbagai kegiatan yang kami laksanakan, salah satunya juga pemberdayaan UMKM," tuturnya.
Ben menyampaikan, bahwa FMP ini membuka peluang besar untuk melibatkan anak-anak muda untuk ikut berperan aktif menebarkan semangat merah putih.***
Editor : JakaPermana

