Wali Kota Dukung Kampanye Save Soil di Kota Bogor

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menerima kunjungan Sahil Jha, Global Ambassador dari gerakan Internasional Save Soil, dalam sebuah pertemuan hangat yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah pada Selasa 24 Juni 2025.

Wali Kota Dukung Kampanye Save Soil di Kota Bogor
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menerima kunjungan Sahil Jha, Global Ambassador dari gerakan Internasional Save Soil, dalam sebuah pertemuan hangat yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah pada Selasa 24 Juni 2025.

INILAHKORAN, Bogor - Wali kota bogor, Dedie A. Rachim menerima kunjungan Sahil Jha, Global Ambassador dari gerakan Internasional save soil, dalam sebuah pertemuan hangat yang berlangsung di Rumah Dinas Wali kota bogor, Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan Bogor Tengah pada Selasa 24 Juni 2025.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kampanye keliling dunia yang telah dilakukan oleh Sahil Jha selama dua tahun dalam menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan dan kesuburan tanah sebagai bagian dari upaya penyelamatan lingkungan global.

Dedie menyampaikan apresiasinya atas dedikasi Sahil yang telah menempuh perjalanan keliling dunia dan berkunjung ke kota bogor dengan bersepeda. 

"Hari ini kami kedatangan seorang pemuda bernama Sahil Jha, berumur 19 tahun dari India, yang melakukan perjalanan keliling dunia selama dua tahun menggunakan sepeda. Isu yang dia bawa adalah ‘save soil’ atau selamatkan tanah," ungkap Dedie kepada wartawan. 

Dedie memaparkan, kedatangan Sahil ke kota bogor adalah sebagai pengingat bahwa tanah menjadi salah satu unsur penting kehidupan yang harus dilestarikan.

"Ini untuk mengingatkan kami agar jangan lupa bahwa tanah sesuatu yang harus kita jaga, perhatikan, dan kita lestarikan untuk masa depan generasi muda," paparnya. 

Dedie menerangkan, bahwa degradasi tanah saat ini menjadi isu lingkungan yang sering kali terlupakan, padahal tanah merupakan salah satu sumber daya utama penopang kehidupan.

"Selama ini kami membahas soal sampah, udara dan pemanasan global, tapi lupa bahwa yang kami injak setiap hari adalah tanah. Tanah pun mengalami degradasi akibat perlakuan kita sendiri, terutama dalam praktik pertanian dan penggunaan bahan kimia," terang Dedie. 

Sementara itu, salah satu relawan gerakan save soil, Melli Darsa menyampaikan, bahwa kota bogor memiliki peran strategis dalam isu pertanian dan konservasi tanah, baik dari sisi akademis maupun komitmen pemerintah daerah terhadap lingkungan.

"kota bogor sangat dekat dengan isu pertanian dan lingkungan hidup, apalagi ada IPB dan Museum Tanah di sini. Ditambah lagi dengan kepedulian Pak Wali Kota terhadap lingkungan, kampanye ini sangat tepat dilakukan di Bogor," terang Melli.

Sahil Jha sendiri menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari Pemkot Bogor. Ia berharap kunjungannya dapat menumbuhkan kesadaran baru tentang pentingnya menjaga kualitas tanah untuk generasi mendatang.

"Di kota bogor saya mendapat banyak pengalaman berharga, termasuk bertemu langsung dengan para petani. Saya berharap kunjungan ini bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan kesuburan tanah demi masa depan yang lebih baik," tutur Sahil.

Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara gerakan save soil dan Pemkot Bogor dalam menyuarakan pentingnya menjaga kualitas tanah demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan generasi mendatang.***


Editor : JakaPermana