Warga dan Aparatur Wilayah Konsisten Jaga Keasrian Hutan Kampung Dekat Pusat Kota
Warga bersama aparatur wilayah Kelurahan Cilendek Barat rutin bahu membahu membersihkan Hutan Kampung, bahkan dibantu oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta aparat TNI dan Polri dalam kegiatan Jum'at bersih.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - warga perumahan Taman Yasmin Sektor I, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat konsisten menjaga hutan kampung di RW 14 setelah tiga tahun rampung dibangun secara swadaya.
Warga bersama aparatur wilayah Kelurahan Cilendek Barat rutin bahu membahu membersihkan Hutan Kampung, bahkan dibantu oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta aparat TNI dan Polri dalam kegiatan Jum'at bersih.
Plt Lurah Cilendek Barat, Dedi Rusmana menuturkan, warga konsisten menjaga Hutan Kampung di RW 14, Perumahan Taman Yasmin Sektor I, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat. Setelah diresmikan tahun 2020 silam oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Lahan seluas 1,4 hektar itu terbukti mendatangkan manfaat bagi warga.
"Karena memberikan manfaat, hutan dari inisiatif warga ini, terus dijaga keasrian dan kebersihannya. Terbaru dilakukan giat Jum'at bersih bersama TNI dan Polri. Jadi kebersihan dan kelestarian dijaga bersama-sama," ungkap Dedi kepada INILAHKORAN pada Minggu 23 Juli 2023.
Dedi memaparkan, Hutan Kampung RW 14 yang memiliki luas sekitar 1,4 hektar memiliki ada potensi-potensi yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan, mulai dari potensi olahraga dengan adanya fasilitas jogging track, potensi sayur-sayuran yang ditanam komunitas ibu-ibu tangguh RW 14.
"Selain untuk mengisi waktu keluarga di Hutan Kampung disini bisa juga membeli sayuran segar yang tentunya organik. Udara sejuk dan banyaknya pohon besar bisa dinikmati disini, terlebih jaraknya dekat dengan pusat Kota Bogor," papar Dedi yang menjabat Kasi Pengendalian Pembangunan Kecamatan Bogor.
Sementara itu, salah satu inisiator Hutan Kampung dan juga Ketua RW.14, Kelurahan Cilendek Barat, Gunawan Wibisono menerangkan, di wilayah RW 14 memiliki 13 taman, salah satunya adalah Hutan Kampung yang sudah 'tertidur' 18 tahun dan baru dibangun lagi tahun 2020 lalu. Bersama warga RW 14, dirinya berkoordinasi dengan aparatur wilayah menata dan memanfaatkan lahan 1,4 hektar tanpa menebang pohon yang ada di area tersebut.
"Jadi kami sepakat dan warga mensuport secara dana serta bantuan lainnya. Alhasil, ada jogging track dan ruang yang bisa digunakan warga untuk melaksanakan kegiatan outdoor," ungkap Gunawan.
"Habitat hewan masih kami jaga, ada burung ayam-ayaman, biawak, musang serta ular yang pasti ada. Ada juga empat kolam yang ditebari berbagai jenis benih ikan oleh warga. Awal pembangunan selesai selama 4 bulan dan dikerjakan oleh warga. Dukungan dinas terkait, alhamdulillah aktif dan rutin jalani tugas masing-masing," tambah Gunawan.
Gunawan memaparkan, di Hutan Kampung ada lebih dari 70 jenis tanaman. Sedangkan untuk tanaman toga lebih dari 150 jenis, terdiri dari pohon keras dan buah. Lebih dari 1.000 bibit pohon didapatkan yang berasal dari berbagai institusi.
"Komitmen menjadi kendala terbesar. Tanpa itu kita tidak akan mampu mewujudkan Hutan Kampung ini. Kami punya tim Sadar Lingkungan (Darling) 14, kemudian sudah dibentuk menjadi Green Peace kecil-kecilan sebagai pemberdayaan warga," pungkas Gunawan. (Rizki Mauludi)
Editor : Ahmad Sayuti

