Warga Desa Solokanjeruk Curhat ke Polisi soal Maraknya Pinjol 

Pinjaman online atau pinjol dikeluhkan warga Desa/Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung. Hal tersebut, mengemuka saat Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menemui warga dalam kegiatan di aula Desa Solokanjeruk, Jumat 7 Juni 2024.

Warga Desa Solokanjeruk Curhat ke Polisi soal Maraknya Pinjol 

INILAHKORAN, Soreang - Pinjaman online atau pinjol dikeluhkan warga Desa/Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung. Hal tersebut, mengemuka saat Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menemui warga dalam kegiatan di aula Desa Solokanjeruk, Jumat 7 Juni 2024.

"Tadi ada yang bertanya, bagaimana mengantisipasi maraknya pinjaman online bagi masyarakat. Kami juga sudah memberikan sharing, kemudian memberikan solusinya agar tidak terjerat dengan pinjol," katanya, Jumat 7 Juni 2024.

Kusworo menegaskan, masyarakat jangan mudah tergiur dengan pinjaman online. Karena ketika tidak bisa membayar, maka orang terdekat yang akan dihubungi pihak operator.

Baca Juga : PPDB 2024/2025 Jenjang SD dan SMP Negeri di Kota Cimahi Segera Dibuka, Disdik Ungkap Jadwalnya 

"Yang bersangkutan biasanya memberikan SMS atau WA kepada teman-teman yang ada di kontak tersebut dengan bahasa yang kurang nyaman. Lebih baik manfaatkan program pak bupati yang pinjaman tanpa bunga, ini bisa dimanfaatkan untuk bisa meningkatkan taraf hidup atau meningkatkan modal usaha," ujarnya.

Tak hanya pinjaman online, warga yang hadir juga menanyakan terkait dengan pembuatan SIM kolektif. Selain itu ada juga yang berkaitan dengan masih banyaknya geng motor.

"Yang disampaikan tadi geng motor bagaimana geng motor ini diperlakukan oleh masyarakat. Tentunya kami sampaikan bahwa yang melakukan pelanggaran hukum harus mendapatkan konsekuensi hukumnya," ujarnya.

Baca Juga : Jelang Pilwalkot Bandung 2024, Korupsi jadi Salah Satu Kegetiran Masyarakat Kota Kembang 

"Artinya setiap orang mendapatkan posisi yang sama didepan hukum dan untuk melakukan pencegahan itu bisa dengan preemtif, preventif dan represif," katanya. (rd dani r nugraha)


Editor : Doni Ramdhani

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita inliahkoran.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaGNP8EKrWR5pVfYAU1C
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.