Kasus Pengemudi Pajero Vs Pengemudi Yaris Berujung Damai, Laporan Dicabut

pengemudi Pajero vs pengemudi Yaris sempat viral di media sosial lantaran terlihat dalam video tersebut terdapat kekerasan berakhir damai.

Kasus Pengemudi Pajero Vs Pengemudi Yaris Berujung Damai, Laporan Dicabut
pengemudi Pajero vs pengemudi Yaris berdamai, telah dilakukan mediasi antara keduanya

INILAH KORAN, Bandung – Kasus pengemudi Pajero vs pengemudi Yaris yang sempat viral di media sosial berujung damai.

Dengan terjadinya perdamaian pada kasus pengemudi Pajero vs pengemudi Yaris, laporan pun dicabut.

pengemudi Pajero vs pengemudi Yaris sempat viral di media sosial lantaran terlihat dalam video tersebut terdapat kekerasan berakhir damai.

Baca Juga: 5 Golongan Pahala Orang Sholat, Ustadz Khalid Basalamah: Sholat Tapi Dapat Dosa

Dalam video tersebut, pengemudi Pajero bernama William diduga melakukan kekerasan terhadap pengemudi Yaris atas nama Yohanes di Gerbang Tol (GT) Tomang.

Kini keduanya berakhir damai dan kedua belah pihak telah melakukan mediasi di Polda Metro Jaya.

"Saya Yohanes disini sebagai pelapor, saya ingin berterimakasih kepada Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena sudah membantu dalam menyelesaikan permasalahan ini secara damai," kata Yohanes dikutip dari PMJ News, Senin, 23 Mei 2022.

Baca Juga: Mega Laporkan Ruhut Sitompul Gara-Gara Meme Anies Baswedan: Demi Keutuhan Bangsa dan Negara

Dengan berakhirnya kasus ini secara damai, Yohanes menegaskan bahwa laporan kekerasan yang dia layangkan ke Polda Metro Jaya ini resmi dicabut.

"Saat ini sudah mencabut laporan," bebernya.

Di lokasi yang sama, pengemudi Pajero bernama William juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada penyidik karena telah membantu proses damai dengan Yohanes sehingga berjalan dengan baik.

Baca Juga: Telkomsel Gelar Ajang Konferensi The NextDev Summit 2022, Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Ekosistem Digital

Dia juga menekankan bahwa tidak ada niat jahat dari dirinya terhadap Yohanes. Semua yang terjadi seperti yang terekam dan viral di media sosial hanyalah salah paham.

"Saya Wiliam saya terimakasih pada Polda Metro Jaya karena telah membantu saya dengan cepat berdamai dengan sodara Yohanes. Salah paham, tidak ada niat kejahatan atau apapun," tutur William.***


Editor : inilahkoran