Waspada Longsor Kepung KBB! Ini Sejumlah Titik yang Rawan Bencana

Curan hujan tinggi yang terjadi pada Selasa 2 November 2021 mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik di Kabupaten Bandung Barat.

Waspada Longsor Kepung KBB! Ini Sejumlah Titik yang Rawan Bencana
Ngamprah - Curan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Selasa 2 November 2021 mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

INILAHKORAN, Ngamprah - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Selasa 2 November 2021 mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
 
Salah satunya longsor yang terjadi di Jalan Kolonel Masturi, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang yang mengakibatkan terputusnya akses jalan lantaran material longsor yang menutup jalan.
 
Berdasarkan informasi yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB tercatat, sedikitnya ada empat titik peristiwa longsor yang terjadi dalam kurun waktu berdekatan pada Selasa, 2 November 2021 sore hari.
 
 
Kepala BPBD KBB Duddy Prabowo mengatakan, longsor ini terjadi labtaran intensitas hujan yang cukup tinggi mengakibatkan tebing di tepi Jalan Kolonel Masturi mengalami longsor. 
 
Ia menyebut, material longsor berupa tanah dan pepohonan mengurug badan jalan.
 
"Satu akses jalan tertutup di Imah Seniman, menutup badan jalan. Sekarang sedang proses evakuasi untuk buka jalur. Untuk sementara akses kita tutup dan belum bisa dilalui kendaraan," katanya 
 
 
Selain itu, lanjut dia, bencana longsor juga terjadi di sejumlah titik lain. Sementara ini, longsor dilaporkan terjadi di wilayah Bandung Barat bagian utara seperti di Kecamatan Lembang, Parongpong dan Cisarua.
 
"Satu di Desa Cigugur Girang kemudian di Cisarua, Cikole dan Cikahuripan. Semua di wilayah Utara," ujarnya.
 
 
Ia mengaku, hingga saat ini pihaknya belum mendapat laporan adanya korban jiwa dalam bencana tersebut.
 
Ia juga mengimbau, kepada para pengendara untuk menghindari akses jalur Kolonel Masturi sementara waktu. 
 
Ia menyebut, pihaknya telah menerjunkan petugas guna mengevakuasi material longsor di jalan tersebut.
 
 
"Saat memasuki musim hujan untuk senantiasa tingkatkan kewaspadaan terutama berdomisili di tempat rawan longsor termasuk akses ke lokasi wisata perlu kewaspadaan terutama hujan deras dan angin kencang," tandasnya.*** (agus satia negara)
 
 
 


Editor : inilahkoran