Waspada Sesar Lembang, Camat Parongpong Prediksi Dampak di Wilayahnya
Berada tepat di llintasan Sesar Lembang yang membentang sepanjang 22 kilometer dari Kecamatan Lembang hingga Kecamatan Padalarang, warga di wilayah Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus sigap dan waspada.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Berada tepat di llintasan Sesar Lembang yang membentang sepanjang 22 kilometer dari Kecamatan Lembang hingga Kecamatan Padalarang, warga di wilayah Kecamatan Parongpong, Kabupaten bandung Barat (KBB) harus sigap dan waspada.
Pasalnya, bila terjadi gempa akibat pergerakan Sesar Lembang, maka salah satu kecamatan yang berada di Kawasan bandung Utara (KBU) tersebut bakal terkena dampak kerusakan yang cukup besar.
Bahkan, ada kemungkinan Kecamatan Parongpong akan terisolasi dari dunia luar dan hanya bisa diakses dengan bantuan udara.
"Penelitian para ahli, jika ada gempa dari Sesar Lembang kekuatannya bisa mencapai 6-7 Magnitudo," terang camat parongpong, Herman Permadi yang ditemui di sela acara "Simulasi gempa Bumi Sesar Lembang" di Lapangan Universitas Advent Indonesia, Parongpong, bandung Barat, Kamis 1 Juni 2023.
"Itu artinya kerusakan yang timbulkan bisa cukup parah," sambungnya.
Dengan kekuatan gempa bumi sebesar itu, menurut Herman, wilayah Kecamatan Parongpong diprediksi bakal mengalami dampak yang paling parah dibandingkan kecamatan lainnya di KBB.
"Karena diketahui Sesar Lembang melintas dari mulai Kecamatan Lembang, Parongpong, Cisarua, Ngamprah, dan Kecamatan Padalarang," tuturnya.
Terkait kerusakan yang bisa terjadi di wilayah Parongpong, sebut Herman, bisa saja sejumlah akses jalan utama yang mengarah ke Parongpong terputus tidak bisa dilintasi.
Antara lain, sambung dia, Jalan Kolonel Masturi dari arah Cisarua, Jalan Cihanjuang dari arah bandung, dan di dekat Imah Seniman Jalan Kolonel Masturi yang merupakan akses utama dari Lembang.
"Makanya kalau jalan utama itu terputus atau terhalang bangunan yang runtuh atau longsor akibat gempa Sesar Lembang, maka Kecamatan Parongpong akan terisolasi," sebutnya.
"Satu-satunya bantuan atau transportasi yang bisa diakses hanya lewat jalur udara," imbuhnya.
Lebih jauh Herman menuturkan, di Kecamatan Parongpong terdapat total tujuh desa, yang tiga di antaranya berada tepat di atas lintasan Sesar Lembang. Yakni Desa Karyawangi, Desa Cihanjuang Rahayu, dan Desa Cihideung.
"Di tiga desa itu terdapat sebanyak kurang lebih 40 ribu jiwa, sedangkan jika di total warga di tujub desa se-Kecamatan Parongpong jumlahnya mencapai antara 90 ribu -120 ribu jiwa," tuturnya.
"Pemahaman dan kewaspadaan itulah yang kami harapkan bisa muncul dari masyarakat dari simulasi kebencanaan ini. Sehingga mereka bisa tahu harus kemana dan apa yang mesti dilakukan ketika ada bencana, makanya warga turut dilibatkan dalam simulasi ini," terangnya.
Berdasarkan data BPBD KBB, di Kecamatan Lembang ada tujuh desa yang berpotensi terdampak Sesar Lembang, antara lain Desa Cikahuripan, Desa Kayu Ambon, Desa Pagerwangi, Desa Langensari, Desa Mekarsari, Desa Cibodas, dan Desa Suntenjaya.
Selanjutnya, di Kecamatan Cisarua, ada lima desa yaitu Pasirhalang, Pasirlangu, Tugumukti, Padaasih, dan Desa Jambudipa.
Sementara itu, untuk di Kecamatan Parongpong yang terlintasi Sesar Lembang meliputi Desa Karyawangi, Desa Cihanjuang Rahayu dan Desa Cihideung.
Kemudian, di Kecamatan Ngamprah meliputi Desa Cimanggu, Desa Sukatani, Desa Ngamprah, Desa Bojongkoneng, dan Desa Mekarsari. *** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana

