Wilayah Terlalu Luas, Rudy Susmanto Serius Siapkan CDOB Bogor Barat dan Bogor Timur

Usai memekarkan sebagian wilayah ke Kota Bogor pada 1995 dan memekarkan wilayah Depok menjadi DOB pada 1999, Kabupaten Bogor masih menjadi kabupaten terluas.

Wilayah Terlalu Luas, Rudy Susmanto Serius Siapkan CDOB Bogor Barat dan Bogor Timur
Pemkab Bogor pun sejak lama terhitung lebih dari 20 tahun, menyiapkan calon DOB (CDOB) Bogor Barat dan CDOB Bogor Timur. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Usai memekarkan sebagian wilayah ke Kota Bogor pada 1995 dan memekarkan wilayah Depok menjadi daerah otonomi baru (DOB) pada 1999, Kabupaten Bogor masih menjadi kabupaten terluas se-Indonesia.

Pemkab Bogor pun sejak lama terhitung lebih dari 20 tahun, menyiapkan calon DOB (CDOB) Bogor Barat dan CDOB Bogor Timur.

Bupati Bogor dan Wabup Bogor mulai menyiapkan pusat pertumbuhan ekonomi baru dan sekaligus pusat pelayanan baru yaitu di Kecamatan Cigudeg untuk Bogor Barat serta Kecamatan Jonggol dan Kecamatan Sukamakmur untuk Bogor Timur.

"Walaupun kami sudah memekarkan sebagian wilayah sebanyak dua kali ke Kota Bogor, dan memekarkan wilayah Depok menjadi Kota Depok, Kabupaten Bogor masih terluas wilayahnya dan jumlah penduduknya masih yang terbesar di Indonesia," kata Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan, Senin (25/5/2026).

Rudy menuturkan, dengan kesiapan pusat ekonomi baru dan ibu kota baru, maka Bogor Barat dan Bogor Timur akan lebih siap dalam menghadapi kemungkinan CDOB, tentunya setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri mencabut morotarium CDOB.

"Jika pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri mencabut morotarium CDOB, maka dengan langkah persiapan yang sudah kita lakukan, Bogor Barat dan Bogor Timur tidak terlalu bergantung ke Pemprov Jabar maupun pemerintah pusat," tutur Rudy.

Dia menambahkan, untuk menyiapkan pusat pertumbuhan ekonomi baru dan sekaligus pusat pelayanan yang baru, yaitu di Kecamatan Cigudeg untuk Bogor Barat dan Kecamatan Jonggol dan Kecamatan Sukamakmur, untuk Bogor Timur, jajarannya menyediakan anggaran dari APBD 2026.

"Walaupun kita menggunakan APBD Kabupaten Bogor, kami tetap bersinergi dengan pemerintah pusat agar anggaran pembangunan di Kabupaten Bogor berjalan efesien dan efektif," tambahnya.


Editor : Doni Ramdhani