Wujudkan Toleransi, Forkopimda Sambangi Gereja di Kota Cimahi

Jajaran Forkompimda Kota Cimahi menyambangi sejumlah gereja sebagai wujud nyata toleransi antar umat beragama, sekaligus memantau pengamanan selama libur Natal dan Tahun Baru 2024.

Wujudkan Toleransi, Forkopimda Sambangi Gereja di Kota Cimahi
Forkopimda Kota Cimahi mengunjungi sejumlah gereja untuk menunjukkan toleransi di tengah perayaan Natal.

INILAHKORAN, Cimahi - Jajaran Forkompimda Kota Cimahi menyambangi sejumlah gereja sebagai wujud nyata toleransi antar umat beragama, sekaligus memantau pengamanan selama libur natal dan Tahun Baru 2024.

Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi mengatakan, perayaan natal ini merupakan wujud keimanan seluruh umat kristiani yang dalam pelaksanaannya harus dipenuhi dengan nuansa kedamaian dan kebahagiaan.

"Road show ini merupakan bentuk kepedulian Forkompimda yang ada di Kota Cimahi untuk sama-sama menjaga agar perayaan natal yang dilaksanakan umat kristiani di Kota Cimahi bisa dirayakan dengan sukacita, aman dan damai," kata Dicky usai memantau situasi di Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jemaat Cimahi di Jl. Gatot Subroto No.24, Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

"Kami juga ingin pastikan mereka bisa melangsungkan seluruh prosesi ibadah natal dengan baik," sambungnya.

Menurutnya, dengan road show ini pula pihaknya bisa memantau berbagai prosesi yang dilaksanakan. Terutama, di tempat-tempat ibadah, sehingga dengan adanya kunjungan ini semakin mempererat bahwa kemajemukan yang ada di Kota Cimahi.

"Dengan begitu, kita tetap mengedepankan persatuan. Khususnya, persatuan dari seluruh umat beragama yang ada di Kota Cimahi," tuturnya.

Dicky mengungkapkan, giat yang dilaksanakan merupakan hal yang rutin dilakukan setiap peringatan hari besar dan tidak ada hal yang istimewa atau khusus.

"Tapi, bagaimanapun juga kami harus mengecek langsung apa-apa saja yang sudah dilakukan apa yang sudah dilakukan TNI/Polri," ungkapnya.

"Paling penting itu silaturahmi dan kita bisa bertemu dengan mereka yang merayakan," imbuhnya.

Disinggung terkait kebijakan penerapan protokol kesehatan mengingat melonjaknya angka Covid-19 di Indonesia, Dicky mengaku, pihaknya masih menunggu dan melihat kondisinya. Pasalnya, hingga kini belum ada keterangan resmi.

"Kondisi Covid-19 masih dalam pantauan kami," ucapnya.

Meski begitu, pihaknya tetap melakukan monitoring agar nanti bisa melakukan langkah cepat apabila ada hal-hal yang harus segera ditindaklanjuti Pemkot Cimahi.

"Kita juga belum sampai kepada imbauan bermasker karena kita belum sampai ke arah sana dan masih menunggu arahan secara resmi," ujarnya.

Sementara itu, Pendeta GKP Jemaat Cimahi, Albert Nambah mengungkapkan, sebagai pendeta dari salah satu gereja tua di Kota Cimahi dirinya mengapresiasi kehadiran Forkompimda Kota Cimahi yang langsung meninjau perayaan natal 2023 tersebut.

"Ini membuktikan bahwa negara atau pemerintah juga memberikan perhatian terhadap warganya yang memang sering dikatakan minoritas," tuturnya.

Namun, ketika pemerintah berkenan hadir dan menyapa pada momen natal menjadi bukti kepedulian dan sebuah kesukacitaan yang besar bagi seluruh umat kristiani. Khususnya yang ada di Kota Cimahi.

"Sejauh ini memang baik, tapi kalau melihat konteks keindonesiaan mungkin tidak semua tempat bisa merayakan hal yang sama. Tapi, khusus di Cimahi ini dengan kehadiran beliau (Pj Wali Kota Cimahi) membuat kami bersukacita. Ketika ini baik harus bisa dipertahankan," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Zulfirman