YG Kembali Meraup Keuntungan Hingga Rp355 M Berkat Kerja Keras BLACKPINK Saat Ini
YG berhasi menutup kerugian Rp41 miliar dengan keuntungan Rp355 miliar berkat kerja keras BLACKPINK.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - YG entertainment nampaknay kini kembali mendapat Keuntungan berkat BLACKPINK.
Pada hari ini, Jumat, 7 November 205, YG Entertainment mengumumkan bahwa laba operasional konsolidasinya untuk kuartal ketiga tahun ini mencapai 31,1 Miliar KRW (sekitar $23,8 juta USD atau Rp355 Miliar).
Hal ini merupakan sebuah perubahan signifikan dari kerugian 3,6 Miliar KRW (Rp41 Miliar) yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan melonjak menjadi 173,1 Miliar KRW (Rp1,981 triliun), menandai peningkatan 107,2% dari tahun ke tahun. Laba bersih juga berubah menjadi laba, mencapai 24,4 Miliar KRW (Rp279 Miliar).
Meskipun hasilnya sedikit di bawah perkiraan konsensus pasar, yang disusun oleh firma data keuangan FnGuide yang memperkirakan laba operasi sebesar 33,9 Miliar KRW, pendapatan sebesar 198,4 Miliar KRW, dan laba bersih sebesar 25,2 Miliar KRW.
YG menekankan bahwa angka pendapatan Q3 adalah yang tertinggi yang pernah dicapai perusahaan tersebut pada kuartal ketiga mana pun.
YG mengaitkan kesuksesan ini dengan perilisan album baru dan pencapaian streaming oleh TREASURE dan BABYMONSTER, serta pendapatan Tur global dari BLACKPINK, TREASURE, dan BABYMONSTER.
"Kami berencana untuk terus memperluas aktivitas artis kami guna membangun fondasi bagi pertumbuhan yang berkelanjutan secara struktural," ungkap perusahaan tersebut.
Inti dari pemulihan di Q3 ini adalah BLACKPINK. Tur dunia mereka, yang dimulai pada bulan Juli dan berlangsung hingga Januari tahun depan, terdiri dari 33 pertunjukan dan diperkirakan akan menarik lebih dari 2 juta penonton.
Meskipun detail konser tambahan belum diungkapkan, setiap pertunjukan diperkirakan akan menarik sekitar 60.000 penggemar, yang berpotensi terus memberikan dampak positif terhadap pendapatan YG hingga paruh pertama tahun depan.
Menurut analis Hana Securities, Lee KiHoon, hasil kinerja tersebut sudah mencakup dua pameran stadion di Korea dan 13 kunjungan stadion di Amerika Utara.
Dia juga memproyeksikan penjualan merchandise (MD) akan mencapai rekor tertinggi selama periode ini.***
Editor : Irma Nurfajri


