Yolla Yuliana Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri Setelah 14 Tahun Pengabdian

Salah satu pevoli putri senior Indonesia, Yolla Yuliana, resmi mengundurkan diri dari tim nasional bola voli Indonesia usai tampil dalam ajang AVC Challenge Cup 2025 di Hanoi, Vietnam, pada 7–14 Juni.

Yolla Yuliana Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri Setelah 14 Tahun Pengabdian
Yolla Yuliana Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri Setelah 14 Tahun Pengabdian

INILAHKORAN, Bandung – Salah satu pevoli putri senior Indonesia, Yolla Yuliana, resmi mengundurkan diri dari tim nasional bola voli Indonesia usai tampil dalam ajang AVC Challenge Cup 2025 di Hanoi, Vietnam, pada 7–14 Juni.

Kabar ini sekaligus menandai akhir dari kiprahnya selama 14 tahun memperkuat skuad Merah Putih.

Pengunduran diri Yolla disampaikan secara resmi melalui surat yang ditujukan kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada Selasa, 17 Juni 2025. Meski demikian, Yolla menegaskan bahwa dirinya belum pensiun dari dunia voli.

“Keputusan ini saya ambil setelah melalui banyak pertimbangan. Tapi saya belum pensiun dari voli. Saya akan tetap bermain di kompetisi seperti Proliga dan Livoli,” ujar Yolla seperti dikutip dari ANTARA.

Atlet kelahiran Bandung ini dikenal sebagai pemain serbabisa, yang kerap menjadi andalan di berbagai posisi. Selama berseragam timnas, Yolla mempersembahkan dedikasi tinggi dan menjadi figur penting dalam berbagai turnamen internasional yang diikuti Indonesia.

Di level klub, namanya bersinar saat memperkuat Jakarta Electric PLN dan Bandung Bank BJB Tandamata, dua tim besar di ajang Proliga.

Bersama mereka, Yolla berhasil meraih beberapa gelar juara dan membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di voli putri Indonesia.

Turnamen AVC Challenge Cup 2025 menjadi panggung terakhir Yolla bersama timnas. Di ajang tersebut, Indonesia berhasil menempati peringkat kelima, sebuah pencapaian yang tetap diapresiasi mengingat ketatnya persaingan di Asia.

Keputusan mundurnya Yolla tentu menjadi kehilangan besar bagi tim nasional voli putri yang saat ini tengah dalam masa regenerasi pemain menyambut berbagai kejuaraan mendatang.

Sosoknya bukan hanya penting di lapangan, tetapi juga menjadi panutan bagi para pemain muda yang mulai naik daun.

PP PBVSI sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi terkait pengunduran diri Yolla, namun ucapan terima kasih dan apresiasi mengalir deras dari berbagai kalangan, termasuk rekan-rekan setim dan para pecinta voli tanah air.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan