100 Hari Kerja Pertama, Bupati Bandung Dadang Supriatna Siap Realisasikan Janji Politik 10 Ribu Tenaga Kerja dan Wirausaha
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik dan mengapresiasi terjalinnya nota kesepahaman antara Disnaker dengan Apindo, sehingga ia dapat merealisasikan Program 100 Hari Kerja Bupati Bandung periode 2025-2030 yaitu menciptakan 50.000 wirausaha muda dan lapangan kerja.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Soreang- Sebanyak 8.700 lowongan kerja awal 2025 ini telah disiapkan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung yang bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bandung, dalam rangka penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik dan mengapresiasi terjalinnya nota kesepahaman antara Disnaker dengan Apindo, sehingga ia dapat merealisasikan Program 100 hari kerja Bupati Bandung periode 2025-2030 yaitu menciptakan 50.000 wirausaha muda dan lapangan kerja.
"Di periode kedua ini saya punya cita-cita ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bandung untuk bisa menciptakan lapangan kerja dan wirausaha muda sekitar 50.000 orang di mana setiap tahunnya terserap 10 ribu orang," kata Dadang di Soreang, 12 Februari 2025.
Dengan adanya 8.700 loker yang sudah disiapkan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bandung, ia menyatakan pihaknya melalui Disnaker akan menyiapkan SDM tenaga kerja lebih awal untuk dilatih agar begitu memasuki dunia kerja, perusahan sudah memiliki karyawan yang terampil dan profesional.
"Maka dengan adanya Business Matching antara Disnaker dan Apindo ini, saya sudah siap merealisasikan janji politik saya di Program 100 Hari Kerja yaitu menciptakan 10 ribu tenaga kerja dan wirausaha muda mulai tahun 2025 ini," ujarnya.
Selain karyawan perusahaan, akan direalisasikan pula untuk tenaga kerja migran mulai tahun ini antara 500 sampai 1.000 orang. Sementara untuk wirausaha, disiapkan pelatihan keterampilan make up artis untuk 1.500 orang perempuan, khususnya yang single parent.
"Jika wirausaha ini membutuhkan modal, kami sudah siapkan Rp100 miliar pinjaman dana bergulir tanpa bunga tanpa jaminan dari BPR Kerjta Raharja dan Bank Bjb," katanya.
Dengan adanya kesepahaman antara Pemkab Bandung dan Apindo ini, Dadang yakin angka pengangguran di Kabupaten Bandung akan terus menurun dari yang saat ini mencapai 6,3 persen.
"Sekali lagi saya haturkan terima kasih kepada perusahaan Bapk dan ibu yang sudah menyiapkan 8.700 lowongan pekerjaan untuk warga Kabupaten Bandung. Kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan perusahan Bapak-Ibu dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif," katanya.
Ketua Apindo Kabupaten Bandung Wilky Kurniawan berharap dengan adanya kegiatan ini akan membantu perusahaan-perusahaan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dan memberikan lebih banyak lowongan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan
"Anggota Apindo Kabupaten Bandung ada 113 perusahaan dari kurang lebih 2.500 perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung. Dari jumlah 113 perusahaan tersebut 95 persen di antaranya merupakan industri tekstil dan garmen, yang kita ketahui membutuhkan banyak lowongan pekerjaan. Saat ini tersedia 8.700 loker,"ujarnya.(rd dani r nugraha)
Editor : Ahmad Sayuti
