111 Anak Binaan di Jabar Dapat Pengurangan Masa Pidana Idulfitri, 7 Langsung Bebas

Tidak hanya narapidana dewasa sebanyak111 anak binaan yang berada di rutan binaan mendapat pengurangan masa tahanan dan 7 orang dinyatakan langsung bebas

111 Anak Binaan di Jabar Dapat Pengurangan Masa Pidana Idulfitri, 7 Langsung Bebas
Ilustrasi remisi anak binaan

INILAHKORAN.ID - Sebanyak 111 anak binaan di lembaga pemasyarakatan wilayah Jawa Barat mendapatkan pengurangan masa pidana khusus dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Dari jumlah tersebut, tujuh anak binaan di antaranya langsung bebas setelah mendapatkan Pengurangan Masa Pidana II.

Data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat mencatat jumlah anak yang berada dalam sistem pemasyarakatan di Jawa Barat mencapai 167 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 30 anak dan 137 anak binaan.

Dari total tersebut, sebanyak 162 anak tercatat beragama Islam dan berpotensi menerima pengurangan masa pidana khusus pada momentum Idulfitri tahun ini.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Kusnali mengatakan sebanyak 111 anak binaan mendapatkan pengurangan masa pidana khusus Idulfitri.

“Pengurangan Masa Pidana I diberikan kepada 104 anak binaan, sedangkan Pengurangan Masa Pidana II diberikan kepada tujuh anak binaan,” kata Kusnali, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan Pengurangan Masa Pidana I berarti anak binaan masih harus menjalani sisa masa pidana setelah pengurangan diberikan. Sementara Pengurangan Masa Pidana II membuat anak binaan langsung bebas pada hari raya Idulfitri.

anak binaan yang memperoleh PMP II tersebut akan bebas pada tanggal 21 Maret 2026 yang bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

Dari total 104 penerima PMP I, sebanyak 81 anak memperoleh pengurangan masa pidana selama 15 hari dan 23 anak mendapatkan pengurangan selama 1 bulan. Sementara itu, tujuh anak yang memperoleh PMP II terdiri dari enam anak yang mendapatkan pengurangan selama 15 hari dan satu anak memperoleh pengurangan selama 1 bulan.

Kusnali menjelaskan tujuh anak binaan yang langsung bebas tersebut berasal dari dua unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Jawa Barat.

“Tujuh anak binaan yang memperoleh PMP II berasal dari Lapas Kelas IIB Cianjur sebanyak tiga orang dan LPKA Kelas II Bandung sebanyak empat orang,” katanya.

Menurutnya, pemberian pengurangan masa pidana ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak binaan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani pembinaan.

“Pengurangan masa pidana ini diharapkan menjadi motivasi bagi anak binaan untuk terus berperilaku baik dan mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujar Kusnali.


Editor : Ahmad Sayuti