14 Kandidat JPT Pratama Bakal Ikuti Uji Kompetensi, Berebut Kursi Kepala 5 OPD Pemprov Jabar
14 kandidat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama bakal mengikuti uji kompetensi, berebut lima kursi posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - 14 kandidat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama bakal mengikuti uji kompetensi, berebut lima kursi posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman mengungkapkan, dari 22 kandidat akhirnya terpilih 14 nama, hasil rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk mengikuti uji kompetensi.
Mereka kata Sekda Herman, sebelumnya merupakan JPT di kabupaten/kota, akan mengikuti talent mobility dalam uji kompetensi.
"Jadi uji kompetensi, syaratnya harus sama-sama JPT. Jadi di kabupaten/kota harus kepala dinas, kepala badan untuk menduduki JPT (Pemprov Jabar). Yang direkomendasi BKN 14, sudah melakukan wawancara, penelusuran rekam jejak dan penulisan makalah. Hasilnya sudah dilaporkan ke Pak Gubernur (Dedi Mulyadi) dan kemudian sudah disampaikan ke BKN untuk mendapatkan rekomtek atau rekomendasi teknis," papar Sekda Herman di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu 14 Mei 2025.
Hasil rekomtek kelak kata dia, akan diajukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pelantikan JPT Pemprov Jabar.
"Nah, itu ya prosesnya, kami sedang menunggu rekomtek dari BKN untuk uji kompetensi," ucapnya.
Dalam penentuan JPT ini, dia menegaskan berjalan transparan dan akuntabel. Sesuai instruksi dari Gubernur Dedi Mulyadi, maka sampai akhirnya ada sembilan kabupaten/kota mengirimkan 22 kandidatnya untuk mengikuti seleksi JPT Pratama Jabar dan kini telah terseleksi, menyisakan 14 calon.
"Kami membutuhkan ketajaman, terutama kompetensi teknis, manajerial dan kompetensi sosial," ucapnya.
Dari hasil uji kompetensi kelak kata Sekda Herman, bakal dipilih lima nama untuk mengisi posisi kepala, antaranya di Badan Pendapat Daerah, Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Dinas Perhubungan dan RSUD Al Ihsan.
"Gitu pokoknya, kurang lebih. Setengah dari uji kompetensi. Sebagian uji kompetensi, sebagian suksesi," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti


