145.129 KK di Cimahi Sudah Menikmati Air Bersih, DPKP: Kita Bakal Tambah Cakupannya
Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi bakal terus meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di wilayahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi bakal terus meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di wilayahnya.
Kendati demikian, DPKP menyebut sebanyak 145.129 Kepala Keluarga (KK) di Kota Cimahi sudah menikmati air bersih dari berbagai sumber.
"Warga yang sudah terlayani air bersih itu mencapai 89,79 persen dari jumlah kebutuhan 161.626 KK," terang Kepala DPKP Kota Cimahi, Endang.
Endang menuturkan, layanan air bersih terhadap warga Kota Cimahi itu berasal dari berbagai sumber seperti jaringan perpipaan perpipaan sebanyak 44.857 KK atau 27,75 persen.
"Itu dari PDAM dan BLUD sebanyak 29.824 KK atau 18,45 persen dan KP2A sebanyak 15.033 KK atau 9,3 persen," tuturnya.
"Selanjutnya, untuk non perpipaan seperti dari sumur, tangki, beli dan lainnya ada 97.579 KK atau 60,37 persen," sambungnya.
Endang menjelaskan, pihaknya bakal terus meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di Kota Cimahi, yakni dengan menambah kapasitas pengolahan air bersih yang dikelola Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) Air Minum.
"Kita tingkatkan dari 150 liter per detik bakal ditingkatkan menjadi 180 liter per detik," jelasnya.
Rencananya, terang Endang, penambahan kapasitas pengolahan itu dilakukan berdasarkan hasil perhitungan dimana sumber air baku yang berasal dari Sungai Cimahi masih memungkinkan untuk memasok air untuk diolah.
"Kalau mau nambah sambungan rumah (SR) lagi berarti harus meningkatkan lagi debitnya. Kapasitas air baku yg ada saat ini masih bisa menambah debit 30 liter detik," terangnya.
Lebih jauh Endang menerangkan, kapasitas pengolahan 30 liter per detik dari SPAM nantinya bisa memasok sebanyak 2.500 SR.
"Sementara kalau yang sudah tersambung dari SPAM tersebut sejauh ini dari 150 liter per detik yang sudah diolah ada sebanyak 4.550 SR," terangnya.
Ia menilai, penambahan kapasitas tersebut merupakan upaya dari Pemkot Cimahi untuk meningkatkan cakupan pelayanan air bersih terhadap warga Kota Cimahi.
Pihaknya pun berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.
"Kita distribusi nonstop 24 jam dan setiap pengaduan akan langsung ditanggapi," ujarnya.
"Kualitas sudah sesuai standar yang diterapkan oleh mentri kesehatan karena rutin melakukan pemerikasaan ke lab yang sudah terakreditasi," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana

