2.500 Anggota BPBD Siaga Bencana di Fase Krusial Pilkada Serentak 2024
Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Anne Hermadianne menuturkan, sekitar 2.500 anggota BPBD telah siaga menghadapi ancaman bencana di fase krusial Pilkada serentak 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Plh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Anne Hermadianne menuturkan, sekitar 2.500 anggota BPBD telah siaga menghadapi ancaman bencana di fase krusial Pilkada Serentak 2024.
Bersama TNI, Polri, relawan, Satpol PP, Pramuka kata Anne, telah siap mengawal memastikan Pilkada serentak 2024 di Jabar berjalan lancar.
"Kabupaten/kota di Jawa Barat sudah memetakan TPS mana yang rawan, kemudian disusul skenarionya," kata Anne usai rapat Tim Desk Pilkada Jabar di Jabar Command Center Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu 27 November 2024.
Total ada sekitar 40 ribu wilayah kata Anne, yang rawan ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan gempa bumi.
Dimana ini kata dia sudah dimitigasi, termasuk kawasan langganan bencana seperti Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
"Sudah ada peta skenarionya pindah kemana. Jadi Alhamdulillah, jadi saat ini tidak ada bencana saat pencoblosan," ucapnya.
Namun dalam fase penghitungan suara lanjut Anne, pihaknya bersama BPBD kabupaten/kota telah melakukan koordinasi untuk meminimalisir munculnya dampak akibat hujan lebat.
"Saya juga sudah kontak Kalak BPBD Kabupaten Bandung untuk siap-siap di daerah Bandung Selatan," imbuhnya.
Bahkan logistik seperti perahu kata Anne, telah didistribusikan ke daerah rawan bencana sebagai antisipasi dampak luas dari terjadinya banjir. ***
Editor : JakaPermana

