5 Pilar Sholat yang Wajib Diucapkan, Kata Buya Yahya: Tanpa Ini Sholat Tidak Sah!
Dalam ceramahnya, Buya Yahya, menjelaskan tentang 5 bacaan wajib dalam sholat yang jika ditinggalkan, sholat menjadi tidak sah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Dalam ceramahnya, Buya Yahya, menjelaskan tentang 5 bacaan wajib dalam Sholat yang jika ditinggalkan, Sholat menjadi tidak sah.
Beliau menekankan pentingnya memahami dan menghafal bacaan-bacaan ini agar ibadah Sholat kita diterima Allah SWT.
- Takbiratul Ihram
Membaca "Allahu Akbar" dengan mengangkat kedua tangan saat memulai Sholat menandakan dimulainya Sholat tersebut. Ini adalah rukun qauli pertama dan wajib diucapkan dengan niat yang benar.
- Membaca Surat Al-Fatihah
Membaca surat Al-Fatihah adalah rukun qauli kedua yang wajib dihafal dan dibaca dengan tartil.
"Meskipun boleh diqasar, membaca Al-Fatihah secara penuh lebih utama,” ucap Buya Yahya mengingatkan.
- Tasyahud Akhir
Duduk di akhir rakaat Sholat sambil membaca tasyahud akhir merupakan rukun qauli ketiga.
Dalam tasyahud, kita memuji Allah, mendoakan Nabi Muhammad SAW, dan keluarganya, serta memohon kebaikan untuk diri sendiri, umat Islam, dan orang-orang beriman.
- Sholawat Nabi dalam Tasyahud Akhir
Mengirimkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam tasyahud akhir adalah rukun qauli keempat. Hal ini sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta kita kepada Rasulullah SAW.
- Salam
Membaca salam di akhir Sholat dengan mengucapkan "Assalamu'alaikum warahmatullahi" ke kanan dan ke kiri merupakan rukun qauli kelima.
Salam ini menjadi tanda berakhirnya Sholat dan menyebarkan kedamaian kepada sesama.
"Mempelajari dan menghafal 5 bacaan wajib ini sangat penting. Jika salah satu rukun qauli ini ditinggalkan, Sholat kita tidak sah," tegas Buya Yahya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

