544 Ton Sampah Hasil Masa Clean Up Diangkut ke TPA Sarimukti, DLH Cimahi Akui Masih ada Tumpukan Sampah Liar di Sejumlah Titik

Pemkot Cimahi mengangkut 544 ton sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

544 Ton Sampah Hasil Masa Clean Up Diangkut ke TPA Sarimukti, DLH Cimahi Akui Masih ada Tumpukan Sampah Liar di Sejumlah Titik
Tak hanya berfokus di 14 TPS resmi yang dikelola Pemkot Cimahi, ungkap Chanifah, clean up yang dilakukan pihaknya juga menyasar TPS-TPS liar. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Pemkot Cimahi mengangkut 544 ton sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Jumlah tersebut merupakan hasil pembersihan sampah atau clean up di Tempat Pembuangan sampah Sementara (TPS) Kota Cimahi yang dilaksanakan sejak 21-27 April 2025.

"Pelaksanaan clean up sampah sudah berjalan. Ada 544 ton sampah atau sebanyak 114 ritase yang kita clean up," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Chanifah Listyarini, Senin 28 April 2025.

Tak hanya berfokus di 14 TPS resmi yang dikelola Pemkot Cimahi, ungkap Chanifah, clean up yang dilakukan pihaknya juga menyasar TPS-TPS liar.

"Jadi gak hanya TPS kita, tapi tumpukan sampah yang bukan TPS juga kita angkut," ungkapnya.

Kendati demikian, Chanifah mengakui, tumpukan sampah yang ada di Kota Cimahi belum sepenuhnya bisa dituntaskan selama masa clean up.

Pasalnya, berdasarkan hasil asesmen sementara masih ada sejumlah tumpukan sampah liar yang ada di sejumlah titik di Kota Cimahi.

"Memang masih ada beberapa titik yang ada (sampahnya) terutama yang jalur kami sengaja tidak clean up lagi, karena masyarakat buang sampah liar. Sudah bersihin ada lagi, ada lagi. Diperkirakan ada 4 ritase," ujarnya.

Meski begitu, ungkap Chanifah, pihaknya bakal melakukan rapat lintas sektoral untuk mengatasi sisa tumpukan sampah yang ada di sejumlah titik Kota Cimahi.

Termasuk, adanya upaya lebih tegas terhadap warga yang melakukan pembuangan sampah sembarangan hingga menimbulkan tumpukan liar.

"Jadikan di TPS kita udah bersih, ini wilayah yang masih ada tumpukan liar. Sudah kita bersihkan ada lagi, ada lagi," ungkapnya.

"Kami hari ini rapat, kita pikirkan, nanti masyarakat yang buah sampah harus dibuat pelajaran, kami sedang memikirkan seperti apa," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani