7 Makanan Penurun Darah Tinggi Paling Ampuh Menurut Sains

Punya masalah hipertensi? Coba konsumsi 7 makanan penurun darah tinggi paling ampuh menurut studi ilmiah ini. Mulai dari buah sitrus hingga telur

7 Makanan Penurun Darah Tinggi Paling Ampuh Menurut Sains
7 Makanan Penurun Darah Tinggi Paling Ampuh Menurut Sains

INILAHKORAN.ID - Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu pemicu utama penyakit jantung yang paling sering dijumpai. 

Kabar baiknya, mengontrol tekanan darah tidak selalu harus bergantung pada obat-obatan kimia. 

Perubahan gaya hidup, terutama memilih jenis makanan yang tepat, terbukti sangat efektif untuk mengembalikan tekanan darah ke angka normal.

​Berdasarkan data ilmiah yang dihimpun dari Healthline, makanan yang kaya akan kandungan kalium (potasium) dan magnesium memegang peran kunci dalam menjaga kesehatan pembuluh darah.

​Berikut adalah 7 makanan penurun darah tinggi terbaik yang sangat bagus untuk dikonsumsi sehari-hari:

​1. Buah-Buahan Sitrus (Jeruk dan Lemon)

​Buah dari keluarga sitrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruit (jeruk bali merah) dipenuhi oleh vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang menjaga jantung tetap sehat. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi buah sitrus secara rutin sangat ampuh menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

Catatan: Jika Anda sedang mengonsumsi obat penurun darah tinggi dari dokter, konsultasikan dulu sebelum minum jus grapefruit, karena buah ini bisa berinteraksi dengan kinerja obat tertentu.

​2. Ikan Berlemak (Salmon dan Makarel)

​Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber asam lemak Omega-3 yang luar biasa. Omega-3 bekerja aktif menurunkan tekanan darah dengan cara mengurangi peradangan atau inflamasi di dalam tubuh serta menekan senyawa yang mempersempit pembuluh darah. Studi tahun 2022 membuktikan bahwa mengonsumsi 2 hingga 3 gram Omega-3 per hari (setara dengan satu porsi salmon ukuran 3,5 ons) memberikan hasil penurunan darah tinggi yang paling signifikan.

​3. Sayuran Hijau (Bayam dan Lobak Swiss)

​Sayuran hijau seperti bayam memiliki kandungan kalium dan magnesium yang sangat tinggi. Kalium membantu ginjal membuang kelebihan natrium (garam) melalui urine, yang secara otomatis akan menurunkan tekanan darah. Bayam juga kaya akan kandungan nitrat alami yang membantu mengendurkan otot-otot pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

​4. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

​Mulailah beralih ke camilan sehat seperti kacang almond, pistachio, biji rami (flaxseed), atau biji labu (pumpkin seeds). makanan ini merupakan sumber serat dan asam amino bernama arginin. Tubuh membutuhkan arginin untuk memproduksi nitrat oksida, yaitu senyawa penting yang bertugas membuat pembuluh darah lebih rileks dan terbuka lebar.

​5. Buah Beri (Blueberry dan Stroberi)

​Warna cerah pada buah beri seperti blueberry, stroberi, dan raspberry berasal dari kandungan antioksidan bernama antosianin. Antosianin mampu meningkatkan kadar nitrat oksida di dalam darah sekaligus menghambat molekul yang bisa mempersempit pembuluh darah. Minum jus cranberry murni secara rutin juga terbukti membantu menurunkan tekanan darah sistolik.

​6. Wortel

​Sayuran renyah yang satu ini tidak hanya bagus untuk kesehatan mata, tetapi juga untuk tekanan darah. Wortel kaya akan senyawa berbasis tanaman (fenolik) yang membantu menyumbat dan merilekskan pembuluh darah. Sebuah studi di tahun 2023 menemukan bahwa risiko terkena tekanan darah tinggi turun hingga 10% untuk setiap 100 gram wortel mentah yang dikonsumsi setiap harinya.

​7. Telur

​Banyak yang salah kaprah dan mengira telur buruk untuk jantung. Faktanya, riset terbaru berbasis data di Amerika Serikat menunjukkan bahwa mengonsumsi 5 butir telur atau lebih dalam seminggu justru berkaitan erat dengan angka tekanan darah sistolik yang lebih rendah. 

Telur adalah makanan padat nutrisi yang aman dikonsumsi sebagai bagian dari menu diet sehat penurun hipertensi.


Editor : Firda Rachmawati