7 Motor Raib di Konser Musik, Dedi Mulyadi: Penyelenggara Harus Bertanggungjawab

Gelaran konser musik bertajuk Tau Tau Festival di Tritan Point, Panyileukan, Kota Bandung pada Sabtu-Minggu (30-31 Mei 2026) menuai sorotan publik usai viral.

7 Motor Raib di Konser Musik, Dedi Mulyadi: Penyelenggara Harus Bertanggungjawab
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi./INILAHKORAN-Yuliantono

INILAHKORAN.ID - Gelaran konser musik bertajuk Tau Tau Festival di Tritan Point, Panyileukan, Kota Bandung pada Sabtu-Minggu (30-31 Mei 2026) menuai sorotan publik usai viral di media sosial.

Bukan karena musisi pengisi acara yang tampil memukau, maupun kegiatannya berjalan paripurna. Tetapi karena sebanyak tujuh unit motor raib, usai parkir di area konser tersebut.

Padahal korban, telah membayar biaya parkir sebesar Rp10 ribu kepada juru parkir, di Tau Tau Festival tersebut.

Menyikapi persoalan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar penyelenggara dapat bertanggungjawab terhadap kerugian yang dialami para korban.

"Setiap penyelenggara festival harus bertanggungjawab terhadap penyelenggaraannnya," ujar Dedi di Kota Bandung baru-baru ini.

Ia mengatakan, bahwa potensi kemalingan tersebut sejatinya dapat diantisipasi oleh pihak penyelenggara konser sejak awal. Maka dari itu, Dedi dengan tegas meminta agar pihak mana pun jangan menggelar kegiatan, bila tidak sanggup memitigasi seluruh potensi yang dapat menyebabkan kerugian bagi pihak lain.

"Untuk itu, jangan bikin penyelenggaraan kalau tidak bisa memitigasi problem yang akan terjadi," tandasnya. ***


Editor : JakaPermana