Ada Yang Terbuat Dari Daun Talas, 28 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan

Peredaran rokok ilegal di Kota Bandung masih menjadi masalah serius. Sepanjang 2023 hingga 2024, sebanyak 28 juta batang rokok ilegal berhasil diamankan dan dimusnahkan hasil dari operasi gabungan Bea Cukai dan Pemkot Bandung.

Ada Yang Terbuat Dari Daun Talas, 28 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan
Peredaran rokok ilegal di Kota Bandung masih menjadi masalah serius. Sepanjang 2023 hingga 2024, sebanyak 28 juta batang rokok ilegal berhasil diamankan dan dimusnahkan hasil dari operasi gabungan Bea Cukai dan Pemkot Bandung.

INILAHKORAN, Bandung - Peredaran rokok ilegal di Kota Bandung masih menjadi masalah serius. Sepanjang 2023 hingga 2024, sebanyak 28 juta batang rokok ilegal berhasil diamankan dan dimusnahkan hasil dari operasi gabungan Bea Cukai dan Pemkot Bandung.

“Pada 2023 kami musnahkan 14 juta batang, dan pada 2024 jumlahnya juga sekitar 14 juta batang. Pemusnahan dilakukan di dua lokasi Garut (2023) dan Pabrik semen Cibinong (2024),” kata Sekretaris satpol pp Kota Bandung, Idris Kuswandi, Rabu 11 Juni 2025.

Dijelaskan ia, rokok ilegal ditemukan tersebar di berbagai wilayah terutama warung-warung di perbatasan Kota Bandung bagian timur, utara dan selatan. Selain itu, petugas juga menemukan rokok ilegal di gudang-gudang ekspedisi dan tempat penyimpanan di kawasan Pelana dan Cicadas.

Rokok-rokok tersebut hendak dikirim ke berbagai wilayah, termasuk lintas pulau. Menariknya, sebagian rokok ilegal diketahui menggunakan bahan tidak biasa.

“Beberapa bahkan terbuat dari daun talas. Menurut Dinas Kesehatan, bahan ini lebih berbahaya bagi kesehatan. Produksinya juga dilakukan secara sembunyi-sembunyi,” ucapnya.

Menurut Idris, modus operandi pelaku terbilang rapi. Rokok ilegal dikemas menyerupai merek resmi agar sulit dibedakan. Harganya yang jauh lebih murah sekitar Rp9.000 per bungkus membuatnya diminati masyarakat berpenghasilan rendah.

"Distribusinya tidak hanya melalui warung, tapi juga lewat ekspedisi dan bus malam antar kota dan antar pulau. Kami akan terus melakukan razia dan operasi pemberantasan rokok ilegal secara berkala. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membeli rokok ilegal demi menjaga kesehatan," ujar dia. ***


Editor : JakaPermana