Akhir Sebuah Era Usai Enam Musim Penuh Prestasi: Stefano 'Teco' Cugurra Mundur dari Kursi Pelatih Bali United Setelah Kalah dari Persib

Setelah enam musim yang penuh cerita, pelatih kepala Bali United, Stefano "Teco" Cugurra, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepelatihan.

Akhir Sebuah Era Usai Enam Musim Penuh Prestasi: Stefano 'Teco' Cugurra Mundur dari Kursi Pelatih Bali United Setelah Kalah dari Persib
Akhir Sebuah Era Usai Enam Musim Penuh Prestasi: Stefano 'Teco' Cugurra Mundur dari Kursi Pelatih Bali United Setelah Kalah dari Persib

INILAHKORAN, Bandung – Setelah enam musim yang penuh cerita, pelatih kepala Bali United, Stefano "Teco" Cugurra, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepelatihan.

Keputusan ini diumumkan Teco seusai kekalahan 1-2 yang dialami timnya saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

“Saya beritahu kepada suporter Bali United bahwa saya punya tanggung jawab sejak pertama kali datang di Bali United tahun 2019 lalu. Sebagai pelatih, saya bertanggung jawab sewaktu menang, seri atau kalah hingga malam ini melawan Persib,” ujar Teco dikutip dari ANTARA.

Keputusan ini menandai akhir dari sebuah era yang membawa Serdadu Tridatu meraih masa-masa kejayaan. Di bawah asuhan Teco, Bali United berhasil menjuarai Liga 1 Indonesia pada musim 2019 dan 2021/2022.

Selain itu, klub juga tampil di ajang kompetisi Asia, menjadikan Bali United salah satu tim yang disegani di kancah nasional maupun regional.

Meski sudah menyatakan mundur, Teco tetap menunjukkan profesionalismenya dengan komitmen untuk mendampingi tim hingga musim ini berakhir. Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini telah dibicarakan sejak awal dengan pihak manajemen.

“Sebelumnya, saya sudah bicara dengan manajemen bila tugas saya sudah selesai di tahun ini, dan sisa lima pertandingan ingin memberikan yang terbaik untuk Bali United dan manajemen bisa membuat persiapan mencari pelatih baru untuk musim depan,” lanjutnya.

Saat ini, Bali United berada di posisi ke-10 klasemen sementara Liga 1 dengan 41 poin dari 29 pertandingan—hasil dari 11 kemenangan, delapan kali imbang, dan 10 kekalahan.

Dalam tujuh pertandingan terakhir, performa Bali United memang mengalami penurunan, sulit mengamankan poin maksimal.

CEO Bali United, Yabes Tanuri, tak lupa memberikan apresiasi atas dedikasi Teco yang telah membangun pondasi kuat bagi klub selama hampir enam tahun.

“Kami dari manajemen berterima kasih untuk enam tahun perjuangan coach Teco bersama kami. Kami akan berusaha mencari pelatih baru untuk musim depan,” kata Yabes.

Kontribusi Teco tak hanya dalam pencapaian trofi dan posisi di klasemen, tetapi juga dalam hal pengembangan pemain muda.

Beberapa talenta muda yang kini memperkuat tim utama merupakan hasil dari sentuhan tangan dinginnya dalam membangun sistem pembinaan yang solid.

Lima pertandingan tersisa musim ini—melawan PSM Makassar, PSIS Semarang, Persija Jakarta, Madura United, dan Persebaya Surabaya—akan menjadi babak penutup Teco bersama Bali United.

Ia bertekad menutup kisahnya dengan hasil terbaik, sebagai bentuk penghormatan kepada klub, manajemen, dan para suporter.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan