Aliansi Buruh Jabar Geruduk Gedung Sate, Tuntut UMP 2026 Rp4,5 Juta

Ratusan buruh dari 14 serikat pekerja yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar (ABJ), menggeruduk Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 18 Desember 2025.

Aliansi Buruh Jabar Geruduk Gedung Sate, Tuntut UMP 2026 Rp4,5 Juta
Ratusan buruh dari 14 serikat pekerja yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar (ABJ), menggeruduk Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 18 Desember 2025.

INILAHKORAN.ID - Ratusan buruh dari 14 serikat pekerja yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jabar (ABJ), menggeruduk Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 18 Desember 2025.

Ketua ABJ Ajat Sudrajat menuturkan, kedatangan mereka ke Gedung Sate, yakni meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk tidak lupa akan janji politiknya.

"Gubernur Jawa Barat tidak hanya berkonten ria saja. Hari ini kita minta membuktikan bahwa Gubernur Jawa Barat akan tetap berdiri tegak sejajar dengan rakyatnya, dengan buruh pekerja Jawa Barat untuk merumuskan, menetapkan upah yang layak," ujar Ajat di sela aksi.

Pihaknya meminta, pada penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 Jabar, tidak ada lagi disparitas upah antar kabupaten/kota.

Sebab, ada perbedaan UMP yang sangat jauh antara kawasan Bandung Raya, Bekasi, Karawang dengan Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Cirebon, Majalengka, Cianjur dan Sukabumi.

"Masih sangat jauh dan ini yang memang ingin kita sampaikan kepada Gubernur, yang hari ini ada rapat Dewan Pengubahan Provinsi yang akan menetapkan upah provinsi," ucapnya.

Maka dari itu, ABJ meminta agar UMP 2026 sama rata di seluruh Jabar, dengan menetapkan upah minimum sebesar Rp4,5 juta.

"Ini sangat penting, untuk mendorong agar tidak lagi ada disparitas," ucapnya.

Rencananya, ABJ akan terus melakukan aksi untuk merealisasikan tuntutannya hingga penetapan UMP 2026 yang dijadwalkan pada 24 Desember 2025 mendatang.***


Editor : JakaPermana