Anggota DPD RI Dorong Koperasi Merah Putih Hadir di Seluruh Desa Jawa Barat
Anggota DPD RI Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti mendorong, percepatan pendirian koperasi merah putih (KMP) di seluruh desa di Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Anggota DPD RI Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti mendorong, percepatan pendirian koperasi merah putih (KMP) di seluruh desa di Jawa Barat.
Ia menyebut, koperasi ini sebagai langkah nyata untuk membebaskan masyarakat desa dari ketergantungan terhadap rentenir, pinjaman online ilegal, dan tengkulak.
Menurut Teh Aanya, KMP bukan sekadar program seremonial. Ia melihatnya sebagai strategi jangka panjang untuk membangun ekonomi desa yang mandiri dan memperkuat posisi petani serta pelaku UMKM di tingkat lokal.
Ia mengapresiasi upaya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat yang menargetkan pendirian KMP di 5.311 desa hingga Hari Koperasi pada 12 Juli 2025.
Meski begitu, Teh Aanya juga mencermati masih adanya hambatan di beberapa wilayah, salah satunya Kota Depok yang dinilai belum optimal dalam koordinasi.
"Hari koperasi tinggal hitungan hari. Saya yakin dinas bisa menyelesaikan persoalan miskomunikasi dengan Pemkot Depok. Koperasi ini harus berdiri serentak," kata Teh Aanya, Rabu 11 Juni 2025.
Ia menegaskan, KMP harus menjadi warisan nyata bukan hanya prasasti atau simbol politik. Menurutnya, koperasi harus mampu menghadirkan perubahan dan dampak langsung bagi masyarakat desa, bukan hanya menjadi proyek peresmian belaka.
Teh Aanya menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional.
"Keberhasilan KMP sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia yang berintegritas, infrastruktur yang memadai, ketersediaan modal yang cukup serta strategi bisnis yang terencana dan berkelanjutan," ucapnya.
Sebagai anggota DPD RI, Teh Aanya menyatakan komitmennya untuk mengawal sinergi antara DPMD, Kementerian Desa, dan Kementerian Koperasi. Ia berharap KMP dapat menjadi solusi atas tantangan ekonomi desa, memperluas akses keuangan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja lokal.
koperasi merah putih merupakan program unggulan pemerintah berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, serta mencakup berbagai sektor strategis seperti simpan pinjam, layanan kesehatan desa, apotek murah, logistik, dan pengadaan sembako.
Setiap unit KMP dirancang untuk menerima dukungan modal awal antara tiga hingga lima miliar rupiah. Diharapkan, koperasi ini mampu menekan inflasi desa, memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan daya saing produk lokal.
"Kuncinya adalah konsistensi dan inovasi berkelanjutan. Kalau ini berhasil, anak cucu kita akan mengenang KMP sebagai tonggak kebangkitan ekonomi desa," ujar dia. *
Editor : Ahmad Sayuti


