Viral Keluhan Peserta Seleksi Kopdes Merah Putih, Wamenkop Usut Gangguan Sistem

Keluhan peserta ramai diperbincangkan di media sosial karena sistem disebut mengalami error yang dinilai merugikan peserta. 

Viral Keluhan Peserta Seleksi Kopdes Merah Putih, Wamenkop Usut Gangguan Sistem
Viral Keluhan Peserta Seleksi Kopdes Merah Putih, Wamenkop Usut Gangguan Sistem

INILAHKORAN.ID - Baru-baru ini pelaksanaan seleksi manajer Koperasi Desa Merah Putih menjadi sorotan publik setelah sejumlah peserta mengeluhkan adanya gangguan teknis saat mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Keluhan peserta ramai diperbincangkan di media sosial karena sistem disebut mengalami error yang dinilai merugikan peserta. 

Beberapa peserta mengaku jawaban yang sebelumnya telah dipilih dan disimpan mendadak berubah otomatis tanpa dilakukan pengeditan ulang.

Menanggapi polemik tersebut, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait gangguan teknis dalam pelaksanaan seleksi nasional tersebut.

Menurut Farida, Kementerian Koperasi Republik Indonesia bersama Panitia Seleksi Nasional langsung melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara serta kementerian terkait guna menelusuri penyebab malfungsi sistem CAT.

Ia menegaskan investigasi dilakukan untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.

Farida juga membantah isu yang berkembang mengenai dugaan permainan orang dalam pada proses rekrutmen tersebut. Ia memastikan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik yang dapat mencederai integritas seleksi nasional.

“Klarifikasi lengkap mengenai kendala teknis ini nantinya akan disampaikan oleh pihak pelaksana teknis, yakni BKN,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Farida, berkomitmen menjaga kredibilitas proses seleksi manajer Kopdeskel Merah Putih agar tetap profesional dan akuntabel di tengah tingginya perhatian publik.

Viralnya gangguan sistem CAT ini memicu kekhawatiran peserta terkait hasil ujian yang dinilai bisa terdampak akibat error teknis. Hingga kini, proses penelusuran dan evaluasi terhadap sistem masih terus dilakukan oleh pihak terkait.


Editor : Firda Rachmawati