Angkot Listrik MAB Bisa Tempuh 300 Km, Sekali Cas Hanya 1 Jam
Angkot listrik MAB dengan baterai 50 kWh diklaim mampu menempuh 300 km sekali cas. Fast charging 20-100 persen membutuhkan waktu sekitar 1 jam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-angkutan kota listrik buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya. Dengan kemampuan tersebut, kendaraan listrik ini berpotensi digunakan hingga sekitar dua hari sebelum kembali mengisi baterai, tergantung pola dan kondisi operasional.
Perwakilan PT MAB, Abi Mantrono mengatakan, angkot listrik tersebut menggunakan baterai berkapasitas sekitar 50 kWh.
“Dengan baterai 50 kWh, jarak tempuhnya bisa mencapai sekitar 300 kilometer. Tetapi tentu tergantung pada pola dan kondisi pemakaian,” kata Abi Mantrono, Rabu (19/8/2026).
Menurut Abi, dalam kondisi penggunaan tertentu, kendaraan bahkan dapat beroperasi selama kurang lebih dua hari sebelum baterai kembali diisi. Kemampuan tersebut menjadi salah satu keunggulan kendaraan listrik untuk mendukung operasional angkutan umum.
angkot listrik MAB Dilengkapi Fast Charging
Dari sisi pengisian daya, kendaraan angkot listrik MAB telah dilengkapi teknologi fast charging.
Abi menjelaskan, pengisian baterai dari kondisi sekitar 20 persen hingga mencapai 100 persen membutuhkan waktu kurang lebih satu jam.
“Untuk fast charging, dari kondisi sekitar 20 persen hingga 100 persen, waktu pengisian sekitar satu jam,” ujarnya.
Dengan waktu pengisian tersebut, kendaraan dinilai cukup praktis untuk mendukung aktivitas angkutan kota yang membutuhkan waktu operasional cukup panjang setiap harinya.
Punya Kapasitas 12 Penumpang
angkot listrik MAB memiliki dimensi panjang sekitar 4,5 meter, lebar 1,68 meter, dan wheelbase sekitar 3,5 meter. Kendaraan tersebut memiliki bobot sekitar 2,6 ton dengan kapasitas hingga 12 penumpang.
Untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan, kendaraan telah dilengkapi sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) serta pendingin udara atau AC.
Sementara itu, kecepatan maksimal kendaraan disebut dapat mencapai sekitar 120 kilometer per jam.
Meski demikian, kecepatan operasional nantinya akan menyesuaikan kondisi dan karakteristik jalan. Pada ruas jalan yang relatif kecil, kendaraan dapat dioperasikan pada kecepatan sekitar 30 hingga 40 kilometer per jam.
Mampu Bermanuver di Jalan Sempit
Abi mengatakan, salah satu keunggulan angkot listrik MAB adalah kemampuan bermanuver di jalan yang relatif sempit.
Pihaknya bahkan telah melakukan sejumlah pengujian di Jakarta, termasuk kawasan Tanjung Priok yang memiliki beberapa ruas jalan dengan kondisi cukup sempit.
“Kendaraan ini bisa masuk ke jalan-jalan, atau gang yang relatif sempit dan dapat bermanuver dengan baik,” kata Abi.
Kemampuan tersebut dinilai sesuai dengan karakteristik sejumlah trayek angkutan kota yang memiliki ruas jalan sempit dan membutuhkan kendaraan dengan radius manuver yang baik.
angkot listrik MAB Diklaim Kuat di Tanjakan
Selain memiliki jarak tempuh hingga 300 kilometer, kendaraan listrik tersebut juga diklaim mampu menghadapi medan menanjak.
Menurut Abi, karakter tenaga kendaraan listrik yang tersedia secara instan membuat kendaraan tidak mengalami kendala berarti ketika melintasi jalan menanjak.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek yang diuji sebelum kendaraan listrik digunakan secara lebih luas sebagai angkutan umum.
Penggunaan angkot listrik diharapkan tidak hanya memberikan alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi operasional angkutan kota.***
Editor : JakaPermana

