Apa yang Salah dari Media Korea? Berikut kebenaran di Balik Skandal DUI Suga BTS

Kebenaran di balik skandal DUI Suga BTS terungkap setelah beberapa media Korea melaporkan hal yang salah.

Apa yang Salah dari Media Korea? Berikut kebenaran di Balik Skandal DUI Suga BTS
Suga BTS.

INILAHKORAN, Bandung - Sampai hari ini, Sabtu, 5 Juli 2025, Skandal DUI Suga BTS masih jadi perhatian di tengah kabar comeback grup.

Ketika berita bahwa Suga BTS terlibat dalam insiden mengemudi dalam keadaan mabuk mencuat, baik dia maupun agensi Big Hit Music mengeluarkan pernyataan, tetapi akibatnya sangat cepat dan brutal.

Media korea dengan cepat mengambil rekaman CCTV yang dilaporkan menunjukkan Suga BTS mengendarai Skuter dengan berbahaya saat mabuk. Tuduhan berbohong dan meremehkan insiden itu pun muncul.

Salah satu momen paling menyakitkan terjadi ketika JTBC menayangkan rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan Suga BTS mengendarai Skuter dengan gegabah dan berbahaya saat mabuk.

Artikel berita mengutip video ini berulang kali, menggunakannya untuk melabelinya sebagai pembohong yang mengecilkan insiden tersebut.

Namun beberapa hari kemudian, terungkap bahwa pria dalam video itu sama sekali bukan Suga BTS.

Kendaraan yang dikendarainya secara hukum adalah "Skuter," tetapi menyerupai papan dorong listrik, bahkan polisi menyebutnya demikian.

Rekaman CCTV menunjukkan Suga BTS mengenakan helm, bergerak perlahan dengan kecepatan berjalan, mencoba mengikuti tindakan pencegahan keselamatan sebagaimana yang dia pahami.

Petugas polisi juga terlihat berjalan perlahan di belakangnya. Suga BTS jatuh saat berbelok ke kiri di depan rumahnya. (Ada juga yang mengklaim bahwa itu bukan di depan rumahnya, tetapi TV Chosun mengonfirmasi bahwa itu adalah gerbang depannya.)

Kadar Alkohol dalam darah yang seharusnya 0,227% yang dilaporkan oleh Media? Tidak pernah dikonfirmasi secara resmi.

Namun, kerusakan telah terjadi. Ribuan artikel kritis menyebar dengan cepat, sementara sangat sedikit koreksi yang pernah muncul.

Di Pann, netizen memperdebatkan Kebenaran: “lagipula, bukankah itu tetap mengemudi dalam keadaan mabuk?”

Media korea membenci BTS. Mereka hanya ingin memanfaatkan mereka dan menunggu saat yang tepat untuk mencela mereka”

“Orang-orang korea Selatan yang memiliki rasa rendah diri tidak pantas mendapatkan BTS. Pergi saja ke luar negeri dan promosikan di sana.”

Suga BTS telah melakukan kesalahan, dan dia menghadapi konsekuensinya. Namun, pernyataan berlebihan dan kurangnya akuntabilitas Media menimbulkan kekhawatiran yang lebih dalam tentang betapa mudahnya tokoh masyarakat direndahkan bukan karena fakta, tetapi karena pandangan.***


Editor : Irma Nurfajri