Arsan Latif Bakal Beli 180 Toren Air Agar Warga KBB Tak Kesulitan Air Bersih Lagi
Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif menegaskan, Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana memasang ratusan toren di wilayah yang mengalami darurat krisis air bersih.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif menegaskan, Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana memasang ratusan toren di wilayah yang mengalami darurat krisis air bersih.
Rencananya, Arsan Latif mengaku pemerintahan bakal membeli 180 toren yang bakal dipasang di sejumlah kawasan di KBB yang kerap kesulitan air bersih saat musim kemarau tiba.
"Kita akan beli 180 toren air yang bakal didistribusikan di wilayah yang membutuhkan air bersih di KBB. Jadi, ada untuk air minum dan ada untuk keperluan mencuci," kata Arsan Latif, Jumat 6 Oktober 2023.
Dia mengaku, dirinya tidak ingin ada warga KBB yang mengalami kesulitan air lantaran air merupakan sumber utama kehidupan sehari-hari.
Di satu sisi, sebut Arsan, di KBB banyak sumber mata air yang bisa dimanfaatkan, namun tidak ditunjang dengan sarana dan prasarana.
"Kami sudah mendatangi sejumlah instansi, seperti Pusdiklatpasus, Sesko AU, dan pihak swasta untuk ikut membantu mangatasi krisis air bersih di masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, salah satu kebutuhannya adalah mesin penyedot agar air bisa disalurkan, sehingga itu akan coba disiapkan.
"Kalau penyaluran pakai mobil tangki tidak efektif, tapi kalau disiapkan toren, warga tinggal datang dan mengisi giliran," tuturnya.
"Tapi kami tetap berupaya meminta bantuan mobil tangki untuk pendistribusian dan pengisian ke toren-toren," sambungnya.
Di tempat terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Agus Sumartono mengatakan hingga hari ini jumlah RW yang mengajukan untuk dikirim air bersih terus bertambah.
Namun, saat ini pihaknya sudah dapat tambahan satu unit armada tangki air dari PMI yang bisa dipergunakan.
"Kalau sebelumnya hanya 128 RW yang mengajukan bantuan air bersih, sekarang udah bertambah jadi 190 RW," katanya.
Sejumlah RW itu tersebar di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Ngamprah, Padalarang, Cisarua, Cikalongwetan, Cipeundeuy, Cipatat, Rongga, dan Kecamatan Gununghalu.
Kendati demikian, belum semua bisa terlayani oleh bantuan air bersih karena kendala sumber air serta armada tangki untuk mendistribusikan.
"Pasokan air kami dapatkan dari Perumda Tirta Raharja secara gratis asalkan ada pengajuan resmi dan untuk masyarakat," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


