Asa BABYMONSTER Dinilai Mengidap Penyakit 'Star Disease' atau 'Star Syndrome' karena Sikapnya??
Karena sikapnya, member BABYMONSTER Asa sempat dinilai mengidap penyakit 'Star Disease' atau 'Star Syndrome'
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
inilahkoran - Pada hari ini, BABYMONSTER resmi melakukan comeback dengan meeilis single terbaru mereka dan music video 'FOREVER'.
Baru-baru ini BABYMONSTER mengadakan serangkaian acara di Bangkok, Thailand, sebelum fanmeeting mereka di sana.
Kemunculan ketujuh Member BABYMONSTER ini selalu menarik perhatian besar para penggemar yang hadir.
Namun, Member BABYMONSTER asal Jepang Asa, telah menimbulkan kontroversi dengan kecurigaan mengidap 'Star Disease' atau 'Star Syndrome' dan mengabaikan penggemar.
Secara khusus, saat Member BABYMONSTER lainnya dengan gembira melambaikan tangan dan menyapa penggemar, Asa menutupi wajahnya dan berjalan melewati area di mana para penggemar sedang menunggu.
Momen tersebut memicu kontroversi karena Asa memiliki Sikap diva meski masih pendatang baru.
Saat BABYMONSTER dengan gembira menyapa penggemar, Asa (di belakang) menutupi wajahnya dan berjalan lurus melewati para penggemar yang menunggu.
Namun, dalam video yang lain, saat Asa beranjak ke belakang, dia melambaikan tangan dan mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar yang telah menunggunya.
Dari klip yang direkam dari sudut yang lain, terlihat bahwa kontroversi tentang 'Star Disease' yang diderita Asa sama sekali tidak benar.
Dalam klip yang merekam bagian belakang panggung acara di Thailand, momen Asa yang gembira dan bahagia saat menerima hadiah dari penggemar juga dibagikan untuk menepis rumor tentang sikapnya yang seperti diva.
Video Asa dibagikan oleh komunitas online, dari sudut lain, Asa melambai dan mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar yang menunggu.
Di sebuah acara di Thailand juga, Asa terlihat bersemangat saat menerima hadiah dari penggemar.
Asa adalah Member yang dicintai oleh penonton karena bakat menulis lagu dan rapnya di BABYMONSTER.***
Editor : Irma Nurfajri


