Asia Africa Festival Tembus 30 Ribu Pengunjung, Tahun Ini Diperluas ke Banyak Titik

Kepala Disbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa mengatakan, penyelenggaraan Asia Africa Festival tahun lalu berhasil menarik lebih dari 30.000 pengunjung.

Asia Africa Festival Tembus 30 Ribu Pengunjung, Tahun Ini Diperluas ke Banyak Titik
Asia Africa Carnival merupakan pesta masyarakat yang melibatkan berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. (ilustras)

Asia Africa Festival Kota Bandung tembus 30 ribu pengunjung, tahun ini ditargetkan lebih ramai dengan konsep yang lebih inklusif.

INILAHKORAN.ID - Kepala Disbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa mengatakan, penyelenggaraan Asia Africa Festival tahun lalu berhasil menarik lebih dari 30.000 pengunjung selama dua hari pelaksanaan.

Menurutnya, Asia Africa Carnival merupakan pesta masyarakat yang melibatkan berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Karena itu, penyelenggara berupaya menghadirkan format acara yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Tahun ini kami ingin menghadirkan konsep yang lebih inklusif. Jika sebelumnya pertunjukan hanya terfokus di depan panggung utama, kini akan disediakan layar besar di beberapa titik termasuk di sekitar Jalan Naripan. Dengan demikian masyarakat yang berada jauh dari panggung utama tetap dapat menikmati seluruh rangkaian acara,” kata Adi, Sabtu (27/6/2026).

Di momen itu, akan terdapat titik pertunjukan tambahan di sekitar Gedung Merdeka. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang berada di kawasan Alun-Alun Bandung dan sekitarnya tetap dapat menyaksikan berbagai penampilan budaya tanpa harus berada di satu lokasi utama.

“Selain itu, akan ada titik pertunjukan tambahan di sekitar Gedung Merdeka sehingga masyarakat yang berada di sekitar Alun-alun Bandung juga dapat menikmati berbagai penampilan budaya. Dan di tahun ini, kami menargetkan jumlah pengunjung dapat meningkat seiring dengan pengembangan konsep acara yang lebih inklusif," ucapnya.

Dengan konsep tersebut pihaknya berharap, Asia Africa Festival 2026 tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya. Tetapi juga menjadi ruang publik yang lebih terbuka, dan mudah diakses oleh seluruh warga Bandung Raya.


Editor : Doni Ramdhani