ATLETICO 2-1 MADRID: Murka Mourinho

REAL Madrid kecewa. Tak hanya soal kekalahan, rasa ketidakadilan turut membakar ruang ganti mereka.

ATLETICO 2-1 MADRID: Murka Mourinho
Net

Los blancos bertamu ke markas sang rival sekota, Atletico Madrid dalam lanjutan La Liga, Minggu (20/9) malam WIB.

Atletico sempat melesat unggul dua gol lewat penalti Alejandro Grimaldo dan aksi Jonathan David.

Harapan Madrid sempat membubung tinggi ketika Antonio Ruediger memperkecil ketertinggalan di tiga menit terakhir laga.

Namun, perjuangan spartan Madrid yang harus bermain dengan 10 orang sejak babak kedua akibat kartu merah Dean Huijsen, terasa digembosi oleh serangkaian keputusan pengadil lapangan. Sorotan tajam tertuju pada wasit Ortiz Arias.

Atmosfer pertandingan memanas ketika Arias membatalkan kartu merah untuk bek Atletico, Cristian Romero, setelah melihat monitor VAR dan menggantinya dengan kartu kuning.

Kekecewaan Madrid memuncak saat tekel keras Lee Kang-in yang menghantam pergelangan kaki Federico Valverde dibiarkan begitu saja tanpa intervensi VAR. Bagi Madrid, itu bukan lagi sekadar kesalahan taktis, melainkan sebuah ketidakadilan yang kasat mata.

Usai peluit panjang berbunyi, Jose Mourinho tidak mampu lagi membendung badai amarahnya. Dengan tatapan mata yang menyalang dan suara yang bergetar menahan dongkol, pelatih legendaris itu meluapkan rasa frustrasinya di depan para jurnalis.

"Si wasit tidak berpengalaman memimpin derby. Dia itu kan baru berusia 41 tahun. Dia itu wasit yang buruk, yang cuma pernah memimpin laga-laga kecil," sembur Mourinho dengan nada getir, seperti dilansir Marca.

Mourinho juga tak segan melempar sindiran sarkastis kepada petugas VAR, Daniel Jesus Trujillo, yang menurutnya punya rekam jejak kelam setiap kali memimpin laga Real Madrid.

"Selamat kepada komite wasit atas penunjukan ini. Namun, Pak Trujillo punya sejarah dengan Real Madrid... Banyak hal terjadi di stadion ini yang tidak wajar. Gol yang dianulir melawan Osasuna itu lelucon, apa yang terjadi di San Sebastian... LaLiga," tutup Mourinho.

Sementara itu, Diego Simeone mengecam tindakan sikap Jose Mourinho marah ke wasit usai Derby Madrid. Ia menilai Mourinho seharusnya bisa menghormati keputusan wasit.

Ia menilai Mourinho seharusnya bersikap bijak dengan menghormati keputusan wasit. Simeone menyebut hal yang wajar jika kadang keputusan wasit tak menguntungkan sebuah tim.

"Itu adalah momen-momen dalam pertandingan. Terkadang menguntungkan Anda, terkadang merugikan Anda," ungkap Simeone.

"Ketua dari Badan Wasit menjelaskan bahwa pelanggaran yang dilakukan Cuti [Romero] itu bukan pelanggaran kartu merah. Saya tidak akan membahasnya lebih rinci." Hasil di Derby Madrid bikin Atletico naik ke urutan kedua dengan 16 angka. Mereka unggul satu angka dari Madrid di posisi keempat.

"Yang saya pahami adalah soal rasa hormat terhadap wasit... Saya rasa kita harus menjaganya, karena jika tidak, segalanya akan runtuh. Tidak semua hal bisa dibenarkan begitu saja, bahkan jika nama Anda Mourinho," jelasnya. (bsf)


Editor : Inilahkoran