Babak Baru Bentrokan Maut di Tasikmalaya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
INILAH, Tasikmalaya- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota mengamankan sejumlah terduga pelaku penganiayaan yang diduga terlibat dalam bentrokan di Jalan E.Z. Muttaqin, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.
Bentrokan tersebut mengakibatkan seorang remaja berinisial IMM (16) meninggal dunia. Penangkapan terhadap sejumlah terduga pelaku dilakukan polisi pada Jumat (4/9/2026) malam.
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Salah satunya berupa sebatang kayu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela membenarkan adanya penangkapan tersebut. Saat ini, para terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
"Ya sudah kami amankan beberapa pelaku, saat ini sedang diperiksa," ujar AKP Januar, Selasa (8/9).
Para terduga pelaku menjalani pemeriksaan intensif di ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi penganiayaan tersebut diduga bermula saat para terduga pelaku bersama sejumlah rekannya berkumpul di pinggir jalan kawasan Mangkubumi setelah menyaksikan sebuah acara konser.
Situasi kemudian memanas ketika korban bersama kelompoknya melintas di lokasi kejadian. Kelompok korban disebut melakukan putar balik sembari menggeber suara knalpot kendaraan yang dinilai bising.
Tindakan tersebut diduga memicu emosi kelompok yang berada di lokasi. Terduga pelaku utama kemudian mengambil sebatang kayu dan memukulkannya ke arah korban.
Korban yang berupaya menyelamatkan diri menggunakan sepeda motor juga sempat dikejar oleh terduga pelaku. Setelah itu, terduga pelaku kembali ke lokasi awal. Akibat kejadian tersebut, IMM meninggal dunia.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku untuk mendalami peran masing-masing, termasuk memastikan rangkaian kejadian hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Penyidik juga masih mendalami barang bukti yang telah diamankan serta keterangan para saksi untuk mengungkap secara utuh kasus penganiayaan tersebut. (bsf)
Editor : Inilahkoran

