Bahaya Konsumsi Minuman Berenergi Secara Berlebihan, Bisa Berdampak Pada Kesehatan Jantung
Banyak orang meyakini bahwa minuman berenergi dapat meningkatkan performa fisik, meskipun pada kenyataannya konsumsi berlebihan dapat memiliki efek samping yang berbahaya, terutama terkait dengan kesehatan jantung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM, Bandung - Banyak orang meyakini bahwa minuman berenergi dapat meningkatkan performa fisik, meskipun pada kenyataannya konsumsi berlebihan dapat memiliki efek samping yang berbahaya, terutama terkait dengan kesehatan jantung.
Dilansir dari Healtline, Sabtu 15 Juni 2024, dalam beberapa tahun terakhir, kekhawatiran terhadap konsumsi berlebihan minuman berenergi telah meningkat karena berbagai komplikasi yang terjadi.
Kandungan tinggi gula dan kafein dalam minuman berenergi menjadi penyebab utama dari bahaya yang ditimbulkan oleh konsumsi berlebihan minuman ini.
Para ahli menyarankan bahwa asupan kafein harian yang aman adalah maksimal 100 mg untuk remaja dan 400 mg untuk orang dewasa. Namun, beberapa minuman berenergi mengandung lebih dari 500 mg kafein.
Selain kafein, taurin dan ginseng yang juga terdapat dalam minuman berenergi dapat memiliki efek stimulasi yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan, terutama jika dikombinasikan dengan kafein.
Kasus serangan jantung yang terkait dengan konsumsi minuman berenergi sering dikaitkan dengan konsumsi minuman tersebut bersama dengan alkohol atau stimulan lainnya, terutama pada individu yang memiliki riwayat jantung.
Meskipun terdapat hubungan antara konsumsi berlebihan minuman berenergi dan risiko gagal jantung, penelitian masih terus mengamati keamanan konsumsi minuman ini dan efeknya jika dikonsumsi bersamaan dengan zat-zat lain.
Komplikasi terkait dengan jantung yang sering kali muncul akibat konsumsi minuman berenergi termasuk peningkatan detak jantung, palpitasi, dan sesak napas.
Selain masalah jantung, minuman berenergi juga dapat menyebabkan efek samping lain seperti peningkatan tekanan darah atau hipertensi, serta kerusakan pada pembuluh darah. Kandungan gula yang tinggi juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes dan komplikasi serius lainnya.
Editor : Firda Rachmawati

