Rangkul Pemuda dalam Pilkada 2024, KPU dan KNPI KBB Jalin Kerja Sama

Jelang Pilkada 2024, sebanyak 170 kepala daerah bakal berakhir masa jabatannya pada 2023. KPU KBB dan KNPI KBB bersinergi.

Rangkul Pemuda dalam Pilkada 2024, KPU dan KNPI KBB Jalin Kerja Sama
Ketua KPU Bandung Barat, Adie Saputro mengatakan, pihaknya menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan KNPI KBB.

INILAHKORAN, Ngamprah - Jelang perhelatan Pilkada 2024 mendatang, sebanyak 170 kepala daerah bakal berakhir masa jabatannya pada 2023. Seluruh kepala daerah tersebut terpilih pada Pilkada serentak 2018 yang digelar di 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten.

Menyikapi hal itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) KBB bersinergi untuk mendorong partisipasi pemilih di kalangan anak-anak muda Bandung Barat.

Ketua KPU Bandung Barat Adie Saputro mengatakan, pihaknya menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan KNPI KBB guna mendukung suksesnya penyelenggaraan Pilkada 2024 mendatang.

Baca Juga: Kali Pertama Raih WTP, Baznas KBB: Ini Bukti ke Pemda dan Masyarakat

"Ini merupakan program sosialisasi pendidikan pemilih dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Pertama, KPU KBB akan bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada di KBB," katanya, Jumat 1 Oktober 2021.

Menurutnya, KNPI merupakan wadah yang menaungi para pemuda dan dinilai tepat untuk menyosialisasikan soal pemilu kepada para pemilih pemula.

"Karena KNPI ini wadah berhimpun organisasi pemuda. Dan kami lihat pemuda d KBB ini sangat banyak," ujarnya.

Baca Juga: Sambangi Papua, Hengky Kurniawan Beri Motivasi Atlet KBB Berprestasi dengan Kadeudeuh

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun bakal bekerja sama dengan KNPI KBB terkait SDM di penyelenggara tingkat adhoc yang pada pemilu sebelumnya sangat minim.

"Kita membutuhkan pemuda yang kapabilitas dan mempunyai komitmen dalam membangun bangsa dan negara khususnya dalam penyelenggaraan demokrasi," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua KNPI KBB Iip Saripudin menuturkan, MoU  ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi pemuda khususnya, dan bagi masyarakat KBB pada umumnya.

Baca Juga: Keuntungan Daerah Dipimpin Penjabat Kepala Daerah pada Pilkada 2024

"Kita sadari bahwa KNPI itu wadah berhimpunnya pemuda. Tentu ada pemilih baru yang harus disentuh dan KNPI merupakan wadah yang strategis untuk itu (Sosialisasi)," tuturnya.

Ia menyebut, kerja sama ini juga dilakukan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) saat pelaksanaan pemilu nanti.

"Satu saja catatan bagaimana pada pemilu kemarin sulit menyiapkan panitia PPS sampai KPPS dengan syarat minimal SMA. Oleh karenanya itu domainnya ada di pemuda," sebutnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data BPS tahun 2018/2019 pada usia 15-30 tahun masyarakat di Kabupaten Bandung Barat berada pada angka 398 orang.

"Artinya jika mengacu pada ADART KNPI yang sampai 40 tahun,  hampir 700 sampai 800 ribuan masyarakat yang masuk kriteria pemuda dari total 1,7 juta orang warga KBB," tukasnya. (Agus Satia Negara).***


Editor : inilahkoran