Gawat, 267 Jabatan Kepala Sekolah di KBB Kosong, Disdik Bilang Begini

Sebanyak 267 jabatan Kepala Sekolah di Kabupaten Bandung barat kosong menyusul habisnya masa jabatan.

Gawat, 267 Jabatan Kepala Sekolah di KBB Kosong, Disdik Bilang Begini
Kadisdik Bandung Barat Asep Dendi menanggapi kekosongan ratusan posisi Kepala Sekolah di wilayahnya.
INILAHKORAN, Ngamprah - Setidaknya terdapat 276 jabatan Kepala Sekolah yang kosong di wilayah Kabupaten Bandung Barat lantaran masa jabatan yang habis.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendi melaksanakan kegiatan pendidikan dan latihan (Diklat) sebagai salah satu upaya mengisi kekosongan Kepala Sekolah untuk jenjang SD dan SMP di wilayahnya.

"Kekosongan Kepala Sekolah untuk jenjang SD itu ada 240 sekolah yang kosong dan jenjang SMP sebanyak 36 sekolah," katanya, Kamis 11 November 2021.
 
Baca Juga: Doa Berhubungan Intim Sahih dari Nabi, Bakal Lahir Anak Salih dan Kebal Godaan Setan

Ia menjelaskan, ada tiga proses tahapan yang harus dilalui dalam perekrutan calon Kepala Sekolah ini, antara lain seleksi administrasi, seleksi subtansi dan tahapan ketiga yakni diklat.

"Salah satu syarat utama menjadi Kepala Sekolah adalah Diklat dan penguatan selama 72 jam," jelasnya.

Ia menerangkan, perekrutan calon Kepala Sekolah melalui mekanisme saat ini diharapkan mampu menghasilkan kepala sekolah yang mampu memberikan perubahan di dunia pendidikan.
 
Baca Juga: Resmi Latih Aston Villa, Legenda Liverpool Steven Gerrard: Saya Sangat Bangga!

"Di tengah kondisi dunia pendidikan saat ini harus mampu menjawab tantangan perkembangan zaman 4.0. oleh karena itu, kepsek harus melek teknologi. Selain itu, harus mampu mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 1945," terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) saat ini bergantung pada kualitas dunia pendidikan.

Oleh karenanya, inovasi di dunia pendidikan dinilai sangat penting.

"Kita semua harus mampu menjawab tantangan zaman, apalagi saat kita mempunyai mimpi Kabupaten Bandung Barat ekonomi kuat tahun 2030," ujarnya.
 
Baca Juga: Pilkades KBB Memanas, Perbup Bandung Barat Disebut Cederai Demokrasi

Ia berpesan, agar para calon kepala sekolah tersebut mempunyai inovasi, terutama dalam hal membentuk siswa yang mempunyai jiwa entrepreneur, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja.

"Bagaimana saat ini kita merubah pola pikir generasi muda untuk dapat menciptakan lapangan kerja bukan mencari pekerjaan," tandasnya.***(agus satia negara)
 
 
 
 


Editor : inilahkoran